Ultras Lazio Mengamuk Usai Klubnya Dibantai AS Roma

Ultras Lazio Mengamuk Usai Klubnya Dibantai AS Roma
Roma, Obsessionews- Fans Lazio kecewa dengan penampilan timnya usai dihajar AS Roma 1-4 dalam derby dela Capitale di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (3/4/2016) malam WIB. Sekitar 400 fans Biancelesti muncul di markas klub di Formello, usai klubnya dipermalukan. Fans garis keras atau ultras menuntut pembenahan secepatnya di klub. Presiden Lazio, Claudio Lotito mengatakan akan melakukan lagi latihan tertutup yang jauh dari gangguan siapapun, agar klub kembali fokus. Pembenahan juga dilakukan dengan mengganti pelatih Stefano Pioli dengan Simone Inzaghi, pelatih Lazio junior. Tapi ultras Lazio masih memprotes kebijakan klub yang memberlakukan aturan keamanan baru di Stadion Olimpico terhadap fans fanatik. Sebagai akibatnya, Curva Nord, yang biasanya diisi ultras Lazio, dan Curva Sud, yang diisi ultras AS Roma, kosong melompong di derby capitale kali ini, karena boikot kedua ultras. Dalam protesnya ke Formello, ultras Lazio tak berhasil bertemu pemain, hanya pelatih. Mereka yang kesal, memblokir jalan masuk ke markas, dan merusak apa yang ada disana. Polisi setempat terpaksa bertindak dengan melemparkan gas air mata, dan menyemprotkan water cannon. Dilaporkan fans berangsur membubarkan diri. Portal ultras Lazio, LaLazioSiamoNoi menulis hari ini sebagai salah satu yang paling hitam dalam sejarah klub. Dilaporkan juga bahwa Presiden klub, Claudio Lotito yang sedang makan di restoran, nyaris diamuk ultras yang sedang marah itu. (football italia) @baronpskd