Kemenkumham Jateng Awali Senin Pagi Tes Urine Anggota

Semarang, Obsessionnews - Perang terhadap narkoba dalam beberapa tahun terakhir semakin gencar dilakukan pemerintah. Tak hanya masyarakat umum saja, pegawai negeri sipil (PNS) juga tidak luput dari tes penggunaan barang haram tersebut. Seperti terlihat di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah (Jateng), Senin (4/4/2016) pagi. Sebanyak 164 orang mengikuti tes narkoba yang digelar oleh Kanwil Kemenkumham sendiri bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng. Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, Bambang Sumardiono mengatakan, tes narkoba bertujuan menindaklanjuti instruksi Menteri Hukum dan HAM nomor : M.HH-02.OT.03.01 Tahun 2016 tentang penanganan terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kemenkumham. "Sebetulnya ini kan melaksanakan instruksi bapak presiden berkaitan dengan pemberantasan narkoba. Kami unit Lembaga Pemasyarakatan sudah melakukan operasi bersama Polri, BNNP dan bea cukai," ujarnya. Apel pagi ini dilakukan secara serentak se-Indonesia. Sementara tes urine sendiri, dilaksanakan secara mendadak. Hal itu semata-mata untuk mencegah adanya kecurangan dalam tes sehingga hasil bisa maksimal. Tes menggunakan alat tes urine terbaik yang ada saat ini. Pada awalnya, suasana sempat mengkhawatirkan lantaran hasil tes 8 orang pegawai mengindikasikan yang bersangkutan pengguna narkoba. Tes urine 7 orang mengandung Benzoid dan 1 orang Amphetamine. "Namun setelah saya klarifikasi hari ini juga ke tim medis dan dokter, mereka semua memang sedang menggunakan obat tertentu karena sakit," terangnya. Adapun hasil akhir tes urine bagi seluruh pegawai adalah negatif. Tes ini melibatkan jajaran BNNP sebagai pengawas. Ke deoan, Kemenkumham akan terus mendukung pemberantasan narkoba dengan memperketat peredaran narkotika. terutama di wilayah Lapas. (Yusuf IH)





























