BSNP Serukan Tangkap Penyebar Kunci Jawaban UN !!

Surabaya, Obsessionnews - Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) meminta oknum yang menyebarkan kunci jawaban Ujian Nasional (UN) ditangkap. Terlebih, dengan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang sudah dijalankan di sejumlah daerah. Ketua BSNP, Prof Zaenal Arifin, pelaksanaan UNBK kali masih terbilang CBT atau semi komputer. Hasil evaluasi tahun lalu, UNBK berjalan sangat baik dengan indeks yang dihasilkan dari peserta ujian. Mengingat, siswa dihadapkan dengan soal yang tidak sama satu sama lainnya. " Ini sudah sangat baik, bayangkan siswa bisa merasakan hasil kerja sendiri tanpa bantuan orang lain, buat apa nilai 8 tapi itu dibantu sedangkan nilai dibawahnya dihasilkan atas pengerjaan sendiri," terangnya, Senin (04/04/2016). Menurut Profesor Zaenal, dalam metode CBT ini sangat sulit ada pihak yang membuat kunci jawaban. Meski diakuinya, masih ada kelemahan dalam proses ujian berbasis komputer tersebut. Selain itu, menjelang pelaksanaan ujian, sudah banyak bermunculan kunci jawaban yang tidak jelas di media sosial. " Jangan percaya dengan kunci jawaban (UN) yang muncul di media sosial atau orang mengaku punya jawaban soal, seluruh peserta soalnya beda. Untuk itu, jika ada yang mengacaukan, ya aparat penegak hukum bisa bertindak," paparnya. Kata Zaenal, pemerintah sudah sangat baik dalam menjalankan Ujian Nasional. Tahun 2015, hanya terdapat kisaran 500 sekolah saja yang menjalankan UNBK. Sedangkan tahun 2016 ini, pelaksanaan ujian mencapai 4 ribu lebih sekolah. Di Surabaya, peserta UN sebanyak 37 ribu lebih, baik sekolah negeri maupun swasta. @rudisefta





























