KH Hasyim Muzadi: KPK Tak Boleh Dilemahkan

Jakarta, Obsessionnews - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, KH Hasym Muzadi meminta kepada semua pihak untuk tidak boleh melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai penegak hukum independen. KPK harus kuat dalam memberantas korupsi, tanpa tebang pilih. "Kita cukup gembira melihat sikap pro aktif KPK sebagai lembaga penegak hukum independen setelah punundaan penyempurnaan RUU KPK yang menyandung "nuansa amputasi" terhadap KPK. Sehingga KPK masih mempunyai ruang gerak 'sementara' berdasarkan UU yang berlaku sekarang," tegas Kiai Hasyim dalam siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Minggu (4/3/2016). Baca juga:KPK Sebut Kasus Reklamasi Libatkan Banyak PihakAgus Kroto DitahanAguan Sugianto Dicegah KPK Kiai Hasyim menyesalkan, masih adanya tekanan-tekanan politik praktis terhadap KPK. Saat ini spektrum upaya para para koruptor semakin meluas . Mulai menggunakan sebagian rakyat untuk menekan kejaksaan seperti yg terjadi di Surabaya , padahal rakyat pada umumnya mendukung Kejaksaan . "Terhadap KPK pun ada yang menggunakan kelompok umat bahkan sejumlah kyai untuk membuat tekanan guna melindungi koruptor melawan KPK . Tidak ketinggalan pula ormas Islam tertentu juga digunakan untuk menakut nakuti penegak hukum seakan umat akan bergerak membela koruptor," tandas Mantan Ketua Umum PBNU. Padahal, lanjutnya, justru ormas Islam harus dibersihkan dari korupsi sebagaimana ajaran Islam. Cara menekan ini juga dilakukan terhadap Polri pada setiap eselon. Alhasil yang terpenting sekarang agar seluruh bangsa memberi kekuatan moral terhadap KPK sebagai institusi independen agar bisa berbuat jernih , tegas dan tidak tebang pilih . "Sedang kejaksaan dan polisi yg melakukan tugas yudikasi namun struktural ikut eksekutif , agar kita selalu menjaga presiden kita tidak perlu mempertimbangkan isu murahan yang tujuannya hanya membela koruptor ," pungkasnya. @reza_indrayana





























