SBY: Lewat Pendidikan Tinggi, Indonesia Bakal Jadi Negara Maju

SBY: Lewat Pendidikan Tinggi, Indonesia Bakal Jadi Negara Maju
Semarang, Obsessionnews - Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), optimis Indonesia bakal menjadi negara maju lewat kemajuan dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa harus optimis dalam belajar dan berkarya. Demikian disampaikan oleh SBY dalam orasi ilmiahnya “Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Maju Abad 21,” di dies natalis Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah, Rabu (30/3/2016), dalam siaran pers yang diterima  Obsessionnews.com, Jumat (1/4). SBY amat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Unnes. “Luar biasa sekali yang Unnes lakukan, tidak hanya lingkungan tetapi hampir semua bidang dikonservasi. Ini sangat luar biasa untuk dibudayakan. Ketika saya masuk kampus, memang sudah tampak kampus ini merupakan kampus yang sudah cocok disebut sebagai kampus konservasi,” ungkapnya. baca juga:SBY Raih Penghargaan di Unres Nasir Puji Unres Menristekdikti Bahas Pajak Jadi Materi Kuliah Kemenristekdikti Danai 15.000 Judul RisetMenristekdikti Polisikan Kampus Jual Ijazah 'Bodong' SBY menjelaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang bercita-cita besar. Menurutnya perubahan akan terjadi apabila ada orang yang berani melawan tantangan dan pada akhirnya orang tersebut akan menjadi pemenang dari perubahan yang ada. Konsep perubahan dunia sedang terjadi di mana bila kita mengacu pada Millenium Development Goals (MDGs) kini mulai berubah menjadi Sustainable Development Goals (SDGs). SBY memberikan petuahnya kepada mahasiswa yang hadir dengan mengatakan, bahwa mahasiswa harus menghilangkan pikiran-pikiran yang negatif bila ingin pembangunan dan negara ini maju. “Hilangkan sifat-sifat pesimis, pikiran negatif, seolah-olah kita tidak punya harapan untuk menjadi negara maju dan sejahtera. Mulailah berpikiran bahwa kita bisa dan selalu bisa menjadi negara yang maju dan dihormati oleh negara lain,” tegasnya. SBY mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur di segala bidang memang sangat penting, tetapi juga tidak boleh dilupakan bahwa pembangunan sumber daya manusia juga sangatlah penting. Menurutnya diperlukan cara baru dan inovatif untuk mensejahterakan masyarakat. “Perubahan dunia di abad 21 berlangsung dengan cepat, maka Indonesia tidak boleh bersembunyi, tapi harus menunjukkan jati dirinya kepada dunia bahwa kita bisa menjadi bangsa yang maju,” tuturnya. Rektor Unnes Faturrakhman menjelaskan bahwa anugerah konservasi 2016 diberikan kepada para insan yang dianggap sebagai pemantik semangat konservasi di berbagai bidang. Insan-insan yang menerima Anugerah Konservasi 2016 antara lain SBY, Mohamad Nasir, Mohammad Nuh, Rita Subowo, dan Riri Fitria Sari. Selain itu dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut diberikan penghargaan pula kepada para alumni Unnes yang dianggap berprestasi. (rez)@reza_indrayana