Kata Akom, Alasan 'Bentrok' JK vs Susi Jadi Alasan Reshuffle

Kata Akom, Alasan 'Bentrok' JK vs Susi Jadi Alasan Reshuffle
Jakarta, Obsessionnews - Ketua DPR RI Ade Komaruddin (Akom) menilai, perseturuan antara Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), menjadi momentum yang tepat bagi Presiden Joko Widodo untuk melakukan Reshuffle. Menurut Akom, pemerintah harus berjalan dengan kondusif, dan para menteri harus tundak dan patuh kepada Presiden. Apabila ada perbedaan pandangan, maka kata Akom, cukup diselesaikan di balik layar. "Kabinet ini kan harus kompak, para menteri harus tunduk pada presiden dan wakil presiden. Saya kira ini menjadi momentum reshuffle bagi Jokowi," kata Akom di DPR, Jumat (1/3/2016) Politisi Partai Golkar ini mengatakan, reshuffle ini penting dilakukan, agar tidak terjadi perbedaan pendapat antara menteri. Sekaligus kata dia, untuk meningkatkan kinerja menteri sebagai evaluasi. "Kalau kompak kan senang, apalagi saling bahu membahu dalam eksekutif, legislatif dan yudikatif dalam ngurus negeri ini, dalam simfoni yang enak. Intinya buat saya yang penting enak," pungkas dia. Diketahui, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan surat teguran dengan Nomor B02/Wapres/03/2016 kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti usai kunjungan kerjanya ke Maluku dan Sulawesi Utara pada 16-18 Maret 2016. Surat tersebut berisi teguran akibat temuan di lapangan adanya pengangguran pekerja kapal, minimnya pasokan ikan di tempat-tempat penyimpanan dan pengolahan ikan atau unit pengolahan ikan (UPI) karena kebijakan moratorium kapal eks asing dan transhipment (Albar)