Leonardo: Ekosistem Leuser Sumatera Penting Diselamatkan

Leonardo: Ekosistem Leuser Sumatera Penting Diselamatkan
Jakarta, Obsessionnews – Aktor Hollywood terkenal dalam film Titanic (1997) Leonardo DiCaprio bersama Adrien Brody (pemeran Jack Driscoll dalam film Kingkong) dan Fisher Stevens mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser, keanekaragaman hayati di Stasiun Penelitian Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (27/3/2016). Leornardo mengingatkan pentingnya menyelamatkan hutan tropis ‘Ekosistem Leuser’ dari kepunahan. “Sebuah keanekaragaman hayati, hotspot kelas dunia ‘ekosistem Leuser’ Indonesia merupakan salah satu daerah yang paling penting dari hutan tropis yang masih utuh, tersisa di Asia Tenggara,” tulis akun instagram Leornardo, pada 30 Maret 2016. Lebih lanjut Leonardo yang baru saja menerima piala Oscar sebagai Aktor Terbaik Academy Awards 2016 dalam perannya sebagai Hugh Glass film ‘The Revenant’ menjelaskan, keprihatinannya tentang hutan adalah rumah bagi populasi yang tersisa orangutan Sumatera yang terancam punah. Tetapi pengembangan minyak kelapa sawit menghancurkan tempat yang unik ini. “Sekarang adalah waktu untuk menyelamatkan Ekosistem Leuser. Kita harus mengembangkan solusi permanen untuk melindungi dan mengembalikan aset alam yang berharga ini,” ungkap Leornardo (41), yang mengupload foto di kawasan ekosistem Leuser bersama orang utan, Kamis (31/3/2016) diapresiasi sekitar 246 Ribu netizen. Leuser memiliki jumlah fauna terbanyak di kawasan Asia. Hutan ini dianggap sebagai tempat terakhir di Asia Tenggara yang memiliki ukuran dan kualitas yang cukup untuk mempertahankan populasi spesies-spesies langka, termasuk harimau sumatera, orangutan sumatera, badak sumatra, gajah sumatera, dan macan tutul. Sebelumnya, pada tahun 2014 Bank Pembangunan Jerman (Kreditanstalt fur Wiederaufbau –KfW) pernah menandatangani kerjasama dengan pemerintah mengucurkan dana hibah senilai 9 juta Euro atau lebih dari Rp 111 Miliar untuk menyelamatkan konservasi keanekaragaman hayati dan perlindungan iklim Ekosistem Leuser. Seperti yang disampaikan oleh Staf khusus Gubenur Aceh Bidang Hukum dan Kerjasama Internasional Dr Adli Abdullah, Jum’at (19/12/2014), bahwa program hibah Jerman tersebut fokus bagi upaya pelestarian sumber daya alam dan hutan, kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). (Popi Rahim)