Gunakan Las, Komplotan Maling Bobol ATM Indomart dan Alfamart

Semarang, Obsessionnews - Tim Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resor Kota Besar Semarang berhasil membekuk kawanan pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) yang sempat membuat resah warga Semarang beberapa waktu lalu. Sebanyak 7 orang pelaku dibekuk dia dua tempat terpisah.
Ketujuh tersangka masing-masing bernama Sobri bin Sahaman (43) warga Desa Malangsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan, Isudin bin M.Ning (46), warga Kampung Pengasinan, Kecamatan Rawalumbuk, Kota Bekasi, Zakaria bin Rusman, (41) warga Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Ulurawa, Kabupatèn Muratara, Kota Palembang, Iwan Suryadi bin Saini, (40) Kelurahan Karangdapoh Kabupatèn Muratara, Kota Palembang.Disusul Mantap Asnawi bin Asnawi (36) warga Kota Palembang, Sarmadi bin H Samsuri (40) warga Kelurahan Karangdapo, Kabupaten Muratara sumatera dan Jarmanto alias Fajar bin Sugiman (35) warga Purwoyoso, Kota Semarang. Sementara satu orang pelaku, berinisial RZ masih dalam pengejaran.
Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanuddin mengatakan, lima dari mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan petugas.
"Keenam tersangka ditangkap di Bekasi. Sedangkan satu orang di Semarang. Mereka spesialis membobol ATM," ujarnya dalam gelar, Rabu (31/3/2016).
Modus yang digunakan para pelaku dengan target khusus minimarket yang sudah tutup. Setelah mendapat target, mereka membuka paksa pintu roll minimarket dam masuk ke dalamnya.
"Setelah didalam, mereka lalu menutup lagi pintunya agar tidak terlihat dari luar," paparnya.
Kemudian, tersangka RZ diikuti tersangka Sobri dan Sarmadi merusak ATM dengan menggunakan las dan mengambil box catride berisi uang didalamnya. Setelah itu, mereka melarikan diri ke tempat yang aman. Para tersangka lantas membuang box yang sudah dikosongkan ke perkebunan kopi.
"Mereka lalu bersembunyi di Solo dulu semalam. Sebelum lari ke Bekasi," tambah dia.
Menurutnya, modus tersangka tergolong profesional lantaran mereka membagi-bagi pencurian untuk digunakan kembali dalam aksi kejahatan berikutnya. Terlebih aksi mereka menggunakan peralatan las lengkap, dan bekerja secara sistematis.
"Mereka bagi-bagi tiap orang Rp 10 juta. Lalu sisanya digunakan untuk operasional dan dibuat untuk bekal aksi mereka selanjutnya," kata dia.
Para tersangka berhasil menggasak uang sebesar Rp 230 juta dari 2 ATM di Indomart dan Alfamart di Kota Semarang. Tak hanya itu, mereka juga menggasak 700 unit handphone saat melaksanakan aksi di sebuah toko telege selular.
Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 2 buah tabung gas dan peralatan las, 1 mobil inova sebagai prasarana dan uang tunai Rp 5 juta yang diduga sebagai hasil pencurian. (Yusuf IH)





























