Perpustakaan DPR Terbesar se-Asia Siapa yang Baca?

Perpustakaan DPR Terbesar se-Asia Siapa yang Baca?
‎Jakarta, Obsessionnews - Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengkritik rencana Ketua DPR RI Ade Komarudin membangun Gedung Perpustakaan terbesar se-Asia Tenggara. Menurutnya, pembangunan itu bukan sekala prioritas. Namun, lebih pada pencitraan. Lebih baik kata Ruhut, dana pembangunan Perpustakaan dialihkan untuk pembangunan gedung sekolah yang hampir roboh. Atau untuk biaya pendidikan lain. Ruhut juga tidak yakin, perpustakaan terbesar se-Asia Tenggara ada yang baca. "Kalau dibangun sebesar lapangan sepak bola, percuma juga kalau nggak ada yang baca. Perpustakaan sekarang aja sepi," katanya saat dihubungi, Rabu (30/3/2016) Ruhut mengatakan, anggota DPR diminta untuk lebih meningkatkan kinerjanya dari pada mikirin proyek pembangunan perpustakaan. Menurutnya, buat apa membangun perpustakaan, kalau rapat paripurna masih sering telat, banyak yang tidak hadir, bahkan tertidur. "Kawan-kawan, saya mohon berhentilah mengkhayal, buktikan kinerja dulu. Nyatanya kehadiran rapat jam 9 aja, kuorum baru di atas jam 11," tuturnya. Pembangunan perpustakaan yang menelan dana Rp 570 miliar ini sudah direncanakan sejak Setya Novanto menjabat sebagai Ketua DPR. Kini saat jabatan itu beralih ke Ade Komarudin, pembangunan perpustakaan DPR mulai diwacanakan lagi. "Kader Golkar emang sukanya bikin proyek," kata Ruhut. (Albar)