Menteri Keluarkan SK, Petani Jambi Tetap Jalan Aksi Darurat Agraria

Menteri Keluarkan SK, Petani Jambi Tetap Jalan Aksi Darurat Agraria
Jambi, Obsessionnews - Aksi jalan kaki suku Anak Dalam dan petani Jambi 1.000 Km menuju Istana Negara Jakarta sudah berjalan 14 hari, Rabu (30/3/2016). Saat ini masa aksi beristirahat di gedung serba guna Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Dalam aksi darurat agraria ini banyak yang jatuh sakit, sehingga dianjurkan hari ini istrahat total. Di sela-sela istirahat itu massa ditemui para pejabat dan pegawai Pemerintah Provinsi Jambi, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Turut hadir juga Dirjen Gakum, Dirjen PSKL, dan Dirjen Planalogi. Beberapa Ketua RT, Kadus dan Kades Bungku, Kecamatan Bajubang, kecamatan Mandiangi ikut hadir juga dalam pertemuan itu. Hasil pertemuan itu disimpulkan dengan terbitnya SK menhut, Nomor: SK.242/Menlhk/Setjen/Kum.0/3/2016 tentang Langkah. "Langkah" maksudnya penyelesaian Permasalahan Kawasan Hutan dengan Masyarakat dusun Mekar Jaya, Desa Sei Butang, Desa Petiduran Baru, Kabupaten Sarolangun dan Dusun Kunangan Jaya I, Dusun Kunangan Jaya II Desa Bungkus, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi Serta Taman Nasional Berbakti. "Walau SK Menteri sudah di keluarkan namun petani Jambi belum Menerima tuntas. Mereka meminta Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan janjinya pada saat kampanye yaitu dengan membagikan tanah untuk rakyat yang berkeadilan sesuai dengan pasal 33 UUD 1945, dan UUPA No 5/ th/1960," kata, ketua Gerakan Nasional Pasal 33 Untuk Trisakti Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (GNP 33 Untuk Trisakti KPP PRD) Alif Kamal, Rabu (30/3). Dalam perjuangan massa tak lupa berdoa bersama demi keberhasilan reformasi agraria. Mereka tidak peduli terhadap panasnya matahari dan diguyur hujan selama perjalanan. Meskipun masa aksi banyak yang jatuh sakit, tapi mereka tetap bahu membahu memberi semangat. Pejuang Petani Jambi berjanji tidak akan pulang sebelum menang. "Persoalan agraria di Jambi ini sudah menjadi tanggung jawab Presiden Joko Widodo serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Rata-rata para aksi saat ini mengalami sakit tenggorokan dan tekanan darah menurun. Di Kabupaten Musi Banyuasin mereka mendapat pelayanan medis gratis. Kepala Puskesmas Sungai Lilin dr. Gigi Yasmin Ali, menyatakan peserta aksi banyak kekurangan asupan makanan dan kurang minum air putih. Bantuan kesehatan dengan menurunkan 8 tenaga medis merupakan instruksi Camat Sungai Lilin Ahmad Yoyibir. (@asmanurkaida)