Ini Terobosan Staf Khusus Presiden Jinakkan OPM

Ini Terobosan Staf Khusus Presiden Jinakkan OPM
Jakarta, Obsessionnews –  Organisasi Papua Merdeka (OPM) ancaman serius bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  OPM tak pernah berhenti menebarkan teror dan terus berusaha memisahkan Papua dari Indonesia. Staf Khusus Presiden Lenis  Kogoya mempunyai terobosan untuk menjinakkan kelompok separatis itu agar menghentikan aktivitasnya memerdekakan Papua. Lenis mengusulkan kepada  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua agar menyisihkan 2% dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk membantu menyejahterahkan keluarga para anggota OPM. “Para anggota OPM itu bergerilya di hutan-hutan. Sedangkan keluarganya tinggal di desa. Saya sudah mengusulkan kepada  Pemprov Papua agar menyisihkan 2% dana Otsus untuk membantu perekonomian keluarga para anggota OPM. Ini cara ampuh untuk menarik simpati para anggota OPM. Dengan adanya bantuan dana untuk keluarganya, saya yakin para anggota OPM akan meletakkan senjata, dan tidak meneruskan perjuangannya untuk memerdekan Papua,” kata Lenis yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua kepada Obsessionnews.com di kantornya, Gedung Sekretariat Negara (Sekneg), Jl. Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (30/3/2016). Namun, lanjutnya, idenya itu ditolak mentah-mentah oleh Pemprov Papua. Alasannya dana Otsus dialokasikan untuk sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), lembaga adat, lembaga adat, dan pembangunan infrastruktur. Tahun ini dana Otsus yang diterima Pemprov Papua sebesar Rp 5,4  triliun. Sebesar 80 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk 23 kabupaten dan kota di Papua. (arh) @arif_rhakimBaca Juga:Pemerintah Beri Pelatihan Wirausaha untuk Pemuda PapuaTarget Jokowi, 2018 Semua Kabupaten di Papua Terhubung‎Bangun Infrastruktur, Jokowi Yakin Ekonomi Papua Bisa Tumbuh Cepat