Ditantang Pedagang, Ganjar Langsung Telepon Kepala Dinas

Ditantang Pedagang, Ganjar Langsung Telepon Kepala Dinas
Semarang, Obsessionnews - Keriuhan terjadi saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan audiensi Kredit Bank Jateng kepada pedagang pasar Johar. Sebab musabab, orang nomor satu di Jateng ini langsung menerima 'tantangan' pedagang, saat ditanya terkait sulitnya pembuatan Surat Ijin Usaha Mikro Kecil dengan menghubungi kepala dinas. "Tolong Dinas Koperasi hari ini harus ditelepon, harus hari ini!" ujar dia di tengah kerumunan warga, Rabu (30/3/2016). Tantangan bermula dari keluhan pedagang yang belum memiliki Surat Ijin Usaha Mikro Kecil guna melengkapi syarat bantuan kredit tanpa jaminan besutan bank Jateng. Mereka takut, pembuatan surat terlalu sulit saat berurusan dengan dinas. Warga lantas bertanya pada Ganjar, apakah proses pengeluaran ijin mudah atau tidak. "Jadi hampir semua pedagang itu ndak punya pak. Nah itu (surat ijin usaha) yang kami tidak punya," ujar salah seorang pedagang. Mendengar keluhan itu, Ganjar lantas menyuruh salah seorang bawahannya segera menelfon Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Semarang untuk memberi penjelasan kepada warga terkait surat ijin usaha. Bahkan, Ganjar meyakinkan warga dengan berjanji akan mengantarkan mereka ke Dinas Koperasi dan UMKM jika memang ijin sulit dicapai. "Nek njenengan gak biso, Gubernure dhewe sing nganterke (Kalau anda tidak bisa mengurus atau sulit mengurus, Gubernur yang akan mengantar)," tegasnya hingga membuat para bawahannya kelabakan. Tak berapa lama, akhirnya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Semarang, Litani Satyawati bisa dihubungi melalui sambungan telefon. Dengan pengeras suara, dia menjelaskan prosedur pembuatan ijin yang diklaimnya tidak lebih dari 4 menit. "Jika memang para pedagang ada yang kesulitan, kami ada tim pendamping yang siap membantu. Seluruh pengurusan gratis tidak dipungut biaya," ujar Litani lewat telefon genggam. Terpisah, Humas Sekda Pemprov Jateng, Sinoeng Nugroho Rachmadi menjelaskan, bank Jateng memang tengah gencar memberikan bantuan kredit bagi para pedagang berupa dua program kredit tanpa jaminan, yakni Mitra 02 dan Mitra 25. "Jika Mitra 02, pedagang bisa mengambil kredit maksimal Rp 2 juta. Sedangkan Mitra 25, pedagang bisa mengambil kredit hingga maksimum Rp 25 juta," jelasnya kepada obsessionnews.com. Bunga masing-masing yang diterapkan adalah 2% dan 7%. Persyaratan yang diwajibkan antara lain identitas diri dan pedagang, dan surat ijin usaha mikro kecil. Yanh menarik, kredit ini diberikan tanpa jaminan dari pihak debitur. "Harapannya dengan kredit bunga rendah ini mampu menghidupkan usaha ekonomi rakyat berkembang lebih baik lagi. Maka mari, segera datang ke bank Jateng terdekat," tandasnya. (Yusuf IH)