WIKA Menang Tender Bangun Pabrik Migor Rp501 Miliar

WIKA Menang Tender Bangun Pabrik Migor Rp501 Miliar
Jakarta, Obsessionnews - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, atau WIKA  memenangkan tender proyek pembangunan pabrik minyak gorengn (migor) Rp501,8 Miliar di Sei Mangke, Kabupaten  Simalungun, Sumatera Utara. Demikian siaran pers yang diterima redaksi Obsessionnews.com, Selasa (29/3). Baca juga:WIKA Suntik Modal Rp150 Miliar ke WIKA RealtyWIKA Beli Aset Boma Bisa Indra Menurut Suradi, Corporate Secretary WIKA, perseroan  dinyatakan sebagai pemenang berdasarkan  evaluasi administrasi, teknis,   harga,   kualifikasi,   dan   verifikasi   yang dilakukan  oleh  PT Perkebunan  Nusantara  III  (Persero). Pabrik migor tersebut bakal berdiri di di  Kawasan Ekonomi Khusus, Sei Mangke, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dengan kapasitas produksi 600.000 CPO ton per tahun. Rencananya  proyek  ini  akan  berlangsung  selama 18  bulan kalender  kerja. Lingkup  pekerjaan  Perseroan  dalam  proyek  ini adalah engineering, procurement &  construction (EPC). Meliputi basic  design,  detail  design  for  processing  plant  (ISBL) and   utilities   (OSBL);   procurement   (purchasing,   expediting, logistics  &  formalities  logistics);  construction  (site  management, warehousing);   project   Management,   HSE,   quality   control, commissioning, start up, termasuk warranty. Kinerja BUMN ini, sampai pekan IV Maret 2016, pencapaian kontrak   baru   mencapai Rp5,32  triliun  atau  10,08 %  dari target  kontrak  baru 2016 Rp52,80 triliun. Pada 2016 ini, perseroan akan memperoleh  total  kontrak  dihadapi Rp83,05triliun. Terdiri target kontrak baru tahun 2016 sebesar Rp52,80 triliun dan carry over tahun dari  tahun  2015  sebesar Rp30,25 triliun. Komposisi perolehan  kontrak  baru  WIKA  tahun 2016  ditargetkan  berasal dari  pemerintah  sebesar  20,73%,  BUMN  15,85%  dan  swasta 63,42%. Beberapa proyek yang telah diperoleh selama ini, hingga   antara   lain: pembangunan   hotel,   perkantoran,   dan Convention Hall Grup Puncak, Surabaya,dan Rusun Atlet Kemayoran. Juga proyek pembangunan Jaringan Gas Prabumulih (Rp296 miliar), proyek Strategis Kementerian ESDM yang terdiri dari SPBG Bekasi, fasilitas penerangan jalan umum, tanki bahan bakar nabati, pembangunan pembangkit listrik mini hydro di Papua, proyek Tol Manado, produksi box girder, Jalan Layang Kereta Api Medan-Kualanamu, Sudirman Hill, Elevated Road Maros – Bone, dan Tol Bawen-Solo Seksi 2. (Rez)@reza_indrayana