Bandung Beberkan Strategi Atasi Sampah Menggunung

Bandung, Obsessionnews - Kegiatan rutin Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memaparkan progres pembangunan Kota Bandung. Diskominfo Kota Bandung menghadirkan Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan dalam acara Bandung Menjawab yang digelar di Media Lounge Balai Kota Bandung, Selasa (29/3/2016). Mewakili PD Kebersihan, Direktur Umum PD Kebersihan Gungun Saptari Hidayat memaparkan Program yang sedang dilakukan oleh PD Kebersihan meliputi 4 Program utama. "Pertama, melakukan perbaikan sistem di dalam, Kedua, mengaplikasikan smart city dalam kebersihan yang bulan April ini setiap truk sampah akan menggunakan sistem GPS untuk pemantauan kinerja dan rute lokasi TPS," paparnya. Berkaitan dengan operasional lapangan di program ke 3, menurutnya, dipersiapkan sarana untuk penanganan sampah. Ketiga, lanjut dia, sedang mempersiapkan instalasi pengelolaan sampah, ada beberapa yang sudah kita siapkan yaitu biodigester untuk kapasitas 200 ton sehari. "Untuk skala sedang kita akan bekerjasama dengan jepang dengan kapasitas 20 ton sehari," jelasnya. Gungun menambahkan, Kota Bandung merupakan salah satu Kota yang mendapat dukungan percepatan untuk waste to energy dari Presiden. "Dengan termotivasi oleh dukungan dari Pemerintah pusat kita juga akan membuat recycling center, sekarang sedang dalam menentukan lokasi dan Detail Engineering Design (DED) dan akan dibantu Kementerian PU," terangnya. [caption id="attachment_111665" align="alignleft" width="322"]
Direktur Umum PD Kebersihan Gungun Saptari Hidayat.[/caption] Sementara itu berkaitan dengan pemrosesan sampah Gungun mengatakan pihak PD Kebersihan berencana akan membuat tempat stasiun peralihan agar mempercepat pemrosesan sampah. "Dalam sehari PD kebersihan Kota Bandung mampu membawa sampah ke TPS sekitar 1100 – 1300 ton Untuk kota bandung sendiri memiliki sampah sekitar 1500 ton dan sisanya dikelola oleh Bank Sampah untuk mengatasi hal ini kita berencana membuat 2 Stasiun peralihan antara dengan fasilitas mesin press sampah, dengan ini diharapkan efesien dan efektivitas dalam pemakaian mobil pengangkutan sampah lebih optimal karena satu truk bisa menampung lebih banyak sampah bila sudah di press," ungkapnya. Sehubungan dengan penindakan terhadap penanganan sampah yang melanggar aturan pihak PD Kebersihan juga telah menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintah Kota Bandung dalam hal melaksanakan peneguran dan penindakan terhadap masyarakat. "Karena kita tidak memiliki Kapasitas untuk menindak nantinya akan ada Pelaksanaan Patroli Kebersihan (PPK) yang bertugas memberikan edukasi ke lapangan dan termasuk juga menegur yang membuang sampah sembarangan dan kita sekarang sedang berkoordinasi dengan satpol pp agar konsekuensi nya bukan berupa sanksi sosial tetapi bisa berupa hukuman," tegasnya Mengakhiri Bandung Menjawab, GunGun menandaskan bahwa berkaitan dengan sosialisasi pihaknya juga sedang giat menerapkan program edukasi bagi masyarakat Kota Bandung. "Untuk Edukasi dan sosialisasi pada lapisan masyarakat kita akan bekerjasama dengan BPLH, dan Tahun ini PD Kebersihan akan menerapkan gerakan Kampisman (kurangi, pisahkan, manfaatkan sampah), semoga dengan gerakan ini kesadaran masyarakat dan pengetahuan masyarakat dalam menangani sampah akan membantu meng akselerasi Bandung Juara yang bersih," pungkasnya. (Dudy Supriyadi)
Direktur Umum PD Kebersihan Gungun Saptari Hidayat.[/caption] Sementara itu berkaitan dengan pemrosesan sampah Gungun mengatakan pihak PD Kebersihan berencana akan membuat tempat stasiun peralihan agar mempercepat pemrosesan sampah. "Dalam sehari PD kebersihan Kota Bandung mampu membawa sampah ke TPS sekitar 1100 – 1300 ton Untuk kota bandung sendiri memiliki sampah sekitar 1500 ton dan sisanya dikelola oleh Bank Sampah untuk mengatasi hal ini kita berencana membuat 2 Stasiun peralihan antara dengan fasilitas mesin press sampah, dengan ini diharapkan efesien dan efektivitas dalam pemakaian mobil pengangkutan sampah lebih optimal karena satu truk bisa menampung lebih banyak sampah bila sudah di press," ungkapnya. Sehubungan dengan penindakan terhadap penanganan sampah yang melanggar aturan pihak PD Kebersihan juga telah menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintah Kota Bandung dalam hal melaksanakan peneguran dan penindakan terhadap masyarakat. "Karena kita tidak memiliki Kapasitas untuk menindak nantinya akan ada Pelaksanaan Patroli Kebersihan (PPK) yang bertugas memberikan edukasi ke lapangan dan termasuk juga menegur yang membuang sampah sembarangan dan kita sekarang sedang berkoordinasi dengan satpol pp agar konsekuensi nya bukan berupa sanksi sosial tetapi bisa berupa hukuman," tegasnya Mengakhiri Bandung Menjawab, GunGun menandaskan bahwa berkaitan dengan sosialisasi pihaknya juga sedang giat menerapkan program edukasi bagi masyarakat Kota Bandung. "Untuk Edukasi dan sosialisasi pada lapisan masyarakat kita akan bekerjasama dengan BPLH, dan Tahun ini PD Kebersihan akan menerapkan gerakan Kampisman (kurangi, pisahkan, manfaatkan sampah), semoga dengan gerakan ini kesadaran masyarakat dan pengetahuan masyarakat dalam menangani sampah akan membantu meng akselerasi Bandung Juara yang bersih," pungkasnya. (Dudy Supriyadi)




























