Tanggap Darurat Banjir Diperpanjang

Padang, Obsessionnews - Masa tanggap darurat banjir yang telah ditetapkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akan diperpanjang. Untuk mempercepat pemulihan pasca banjir, Pemko Padang menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh sembilan hari. Banjir akibat hujan lebat yang melanda Padang Selasa (22/3), hingga Rabu (28/3), aktivitas warga belum pulih. Proses belajar mengajar siswa juga masih terganggu, bahkan masih ada yang diliburkan. Masa tanggap darurat yang telah ditetapkan, dinilai masih diperlukan waktu untuk melakukan pemulihan fisik dan masyarakat. Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, masa pemulihan fisik dan masyarakat masih diperlukan waktu yang cukup. "Ya kita akan perpanjang. Berapa hari masa perpanjangan akan kita bicarakan terlebih dahulu dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD)," kata Mahyeldi menjawab pertanyaan obsessionnews.com, Senin (28/3).
Tujuh hari pasca banjir terjadi, aktivitas sebahagian warga belum pulih. Distribusi air bersih dari PDAM ke rumah-rumah pelanggan masih ada yang terganggu. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama distribusi air bersih dari PDAM di wilayah yang masih terganggu, disuplai melalui mobil tangki air. Mobil tangki air bersih yang beroperasi setiap hari sebanyak 19 mobil. (Musthafa Ritonga) @alisakinah73
Tujuh hari pasca banjir terjadi, aktivitas sebahagian warga belum pulih. Distribusi air bersih dari PDAM ke rumah-rumah pelanggan masih ada yang terganggu. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama distribusi air bersih dari PDAM di wilayah yang masih terganggu, disuplai melalui mobil tangki air. Mobil tangki air bersih yang beroperasi setiap hari sebanyak 19 mobil. (Musthafa Ritonga) @alisakinah73 




























