Peserta Aksi Darurat Agraria Jatuh Sakit

Peserta Aksi Darurat Agraria Jatuh Sakit
Jambi, Obsessionnews - Aksi jalan kaki suku Anak Dalam dan petani Jambi menuju ke Istana Negara Jakarta atau disebut juga jalan kaki 1.000 km darurat agraria sudah memasuki hari ke-12. Kondisi cuaca yang tidak menentu serta waktu istirahat tidak menentu mengakibatkan dua orang peserta aksi harus dirawat. "Dua orang peserta aksi harus dirawat inap  yaitu, Ibu Siti Mispah, 52 tahun, dan Bapak Gultom, 45 tahun, warga Dusun Mekarja. Dua orang itu dirawat inap di Puskesmas Tungkal Jaya, sedangkan 12 peserta aksi jalan yang lain dalam kondisi rawat jalan," ungkap koordinator Gerakan Nasional Pasal 33 Untuk Trisakti Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (GNP 33 Untuk Trisakti KPP PRD) Alif Kamal, Senin (28/3/2016). Sebelumnya perjalanan ke-11,  hari Minggu (27/3), telah mendapatkan bantuan dari pemerintah Kecamatan Tungkal Jaya bersama dengan Kepala Puskesmas Kecamatan Tungkal Jaya berupa pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan. "Kemarin Dokter jaga Syamsir Puskesmas Tungkal Jaya mengatakan rata-rata peserta aksi terserang demam dan flu. Disarankan beberapa peserta aksi disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Puskesmas," tuturnya. Alif mengatakan, hari ke-12 ini aksi jalan kaki suku Anak Dalam dan petani Jambi menuju ke Istana Negara Jakarta melanjutkan perjalanaan. Titik awal pemberangkatan dimulai daru Kantor Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin. "Ditargetkan sore atau malam hari massa aksi akan masuk di daerah Sungai Lilin, istirahat dan bermalam di sana," pungkasnya. (Asma) @asmanurkaida