Indonesia Penghubung Ekosistem Kewirausahaan di ASEAN

Jakarta, Obsessionnews - Endeavor Indonesia sukses mengadakan Scale-Up Indonesia ke-3’ pada 24 Maret 2016. Selaku Endeavor Indonesia Board Chairman, Harun Hajadi, mengatakan, High impact entrepreneur adalah visioner yang mampu menghasilkan pemasukan terbesar, menciptakan lapangan pekerjaan bernilai tinggi dan memberikan dampak paling signifkan untuk masyarakat. “Terutama dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), keberadaan para high impact entrepreneur menjadi lebih penting, karena Indonesia akan menjadi penghubung ekosistem kewirausahaan di ASEAN,” ucap Harun Hajadi, dalam keterangan resmi yang diterima Obsesisonnews, Minggu (27/3/2017). Survei Bank Dunia tahun 2009 menemukan, bahwa meskipun hanya sebesar 16% perusahaan Indonesia masuk kategori scaleup, mereka menciptakan 52% dari total pekerjaan baru selama tiga tahun beroperasi. Berdasarkan laporan Organisasi Buruh International (ILO) tahun 2013, Indonesia harus menyediakan lebih dari 17 juta pekerjaan baru dalam kurun waktu 2013-2020. “High-impact entrepreneurship dapat menjadi jawaban untuk masalah ketenagakerjaan ini,” ujar Harun. Endeavor menyelenggarakan Scale-Up Indonesia untuk mendorong pertumbuhan high impact entrepreneur dengan berbagi ilmu dari network Endeavor kepada lebih banyak entrepreneur di Indonesia. “Mentorship, network dan konektifitas merupakan faktor penting untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang kondusif. Untuk berkembang, entrepreneur memerlukan akses terhadap pengetahuan dan bimbingan dari mentor sekaligus network yang mendukung,” papar Sati Rasuanto, Managing Director Endeavor Indonesia. Di negara berkembang seperti Indonesia, entrepreneur masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengakselerasi bisnis, termasuk minimnya role model, rendahnya kepercayaan investor, keterbatasan manajemen yang berkualitas, ketidakmampuan mengakses permodalan, dan kurangnya akses terhadap network. Melalui mentoring dan ekosistem yang mendukung, Endeavor membantu entrepreneur Indonesia menghadapi tantangan tersebut sehingga dapat mengakselerasi bisnisnya. Sejak tahun 2012, Endeavor telah menyeleksi ribuan entrepreneur di Indonesia dan memilih 22 entrepreneur sebagai Endeavor Entrepreneur. Saat ini ada lebih dari 50 pemimpin bisnis, entrepreneur dan praktisi bergabung sebagai mentor dalam jaringan Endeavor Indonesia. Mereka memiliki keahlian dan pengalaman mendalam di bidangnya masing-masing, seperti Husodo Angkosubroto (Pimpinan PT. Gunung Sewu Kencana), Suzy Hutomo (Pimpinan The Body Shop Indonesia), Bernard Saisse (CMO & COO Microsoft Indonesia) dan Martin Gil (Presiden Direktur Coca Cola Indonesia). Sementara itu, beberapa entrepreneur yang telah menjadi Endeavor Entrepreneur adalah Niki Luhur (Presiden Direktur Kartuku), Anton Wirjono (CEO The Goods Dept), Odi Anindito (Managing Director Coffee Toffee), Achmad Zaky (Pendiri dan CEO Bukalapak), Hanifa Ambadar (CEO Female Daily Network) dan Hendy Setiono (Presiden Direktur Kebab Turki Baba Rafi). Scale-Up Indonesia 2016 didukung oleh Maybank Indonesia, salah satu bank swasta terkemuka sebagai sponsor utama. (Popi Rahim)





























