Djan Faridz Tak Datang, Muktamar Islah PPP Tetap Jalan

Jakarta, Obsessionnews– Keinginan sebagian besar pengurus dan kader agar islah terjadi di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tampaknya sudah mengakar. Hanya saja keinginan itu terganjal oleh segelintir elit politik yang mengedepankan egonya. Demikian dikemukakan politisi senior PPP Bachtiar Chamsyah, di Pulau Dua Resto Jakarta, Minggu (27/3/2016). Bachtiar mengatakan, sebagian besar pengurus PPP sudah menyetujui penyelenggaraan Muktamar Islah, termasuk beberapa pengurus PPP kubu Djan Faridz. "Mereka mau muktamar. Yang tak mau hanya Pak Djan Faridz dan beberapa orang saja," ujarnya. Keengganan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz yang kerap tak datang dalam proses pembicaraan islah, lanjut Bachtiar, bukanlah alasan penyelenggaraan Muktamar tak dapat dilakukan. "Djan Faridz itu bagian daripada persoalan ini. Jadi ketidakhadiran dia tidak membuat muktamar tidak bisa dilangsungkan," ungkapnya. Untuk itu, Bachtiar berharap Muktamar Islah PPP dapat segera dilaksanakan pada April mendatang. Bahkan, dia juga mengungkapkan keinginan para senior agar Presiden Joko Widodo dapat membuka muktamar tersebut. "Kami berharap Pak Presiden bisa membuka muktamar itu. Kemungkinan beliau bersedia, hanya soal waktu," katanya. (Fath@imam_fath)





























