Dari Sekolah ke Sekolah, Ridwan Serap Aspirasi

Malang, Obsessionnews - Di sela-sela masa reses, Anggota Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam memanfaatkan waktu untuk mengunjungi sekolah-sekolah di Malang, Jawa Timur yang menjadi daerah pemilihannya. Kunjungan kali ini bertepatan dengan persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Salah satu tempat yang dikunjungi Ridwan adalah SMK Negeri 4 Kota Malang. Kedatangan Ridwan langsung disambut oleh Wakil Kepala SMKN 4, Drs Burhanudin, Zubaidah, Kepala Dinas Pendidikan dan Imam Fauzi, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang. Ia melihat persiapan UN sudah berjalan dengan baik karena sudah menggunakan Computer Base Test (CBT). Namun, ada beberapa kekurangan yang masih perlu diperbaiki, sehingga pelaksanaan UN kedepan lebih bisa memenuhi standar seperti alat teknologi pendukung. "Jadi saya liat tadi servernya masih kurang. Server ini penting untuk meningkatkan kualitas dalam pelaksanaan UN," kata Ridwan, Senin (28/3/2016) Akibat kekurangan server, maka pelaksanaan UN di SMK Negeri 4 masih dibagi tiga sift. Idealnya menurut Ridwan UN dilakukan dua shift. "Belum lagi untuk sekolah-sekolah di pedesaan. Bisa kemungkinan pengadaan servernya belum mendukung," ujarnya. Meski begitu, Wakil Sekjen Partai Golkar ini menyebut secara umum pelaksanaan UN di Malang sudah siap. "Semuanya sudah ready, hanya perlu peningkatan kualitas yang nanti perlu ditingkatkan, kalau sekarang tiga sift, besok idealnya harus duas sift," tuturnya. Kunjungan Ridwan kali ini juga sekaligus dalam rangka menyerap aspirasi. Segala sesuatu yang menjadi kekurangan dalam sistem pendidikan di sekolah, akan dibawa ke DPR untuk dibahas bersama pemerintah, dan diusulkan dalam perubahan APBN yang akan datang. 45 Ribu Pelajar Siap Ikut UN Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Menegah Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang, Puji Hariwati mengatakan, siswa SMA/sederajat maupun SMP/sederajat yang akan mengikuti UN pada awal April ini sebanyak 45 ribu. Rincianya SMA berjumlah 6.114 siswa, SMK 11.130 siswa, dan SMP sebanyak 25.667 siswa. Jumlah tersebut belum termasuk peserta ujian Paket C (setingkat SMA) yang mencapai 1567 orang, dan SMA Luar Biasa berjumlah 8 orang. UN untuk SMA/sederajat akan berlangsung pada 4 hingga 6 April 2016. Khusus untuk SMK 'tambah' satu hari pelaksanaan, hingga 7 April 2016. Sementara UN untuk SMP/sederajat dilaksanakan pada 9 Mei 2016. "Di Kabupaten Malang, jumlah peserta dari SMK lebih banyak, karena memang peminat sekolah kejuruan cukup tinggi," ujar Puji, Senin (28/3/2016) di kantornya. Sejumlah persiapan menjelang UN terus dilakukan. Rencananya, Selasa (29/3/2016) Dindik Kabupaten Malang akan mengambil soal UN di Surabaya. "Kami akan mengambil soal untukj ujian berbasis kertas dengan pengawalan dari kepolisian," terangnya. Disamping itu, untuk persiapan UN berbasis komputer (UNBK), Puji mengatakan tidak ada masalah. Sebab, sudah ada simulasi yang berjalan dengan baik. Terlebih kata dia, sekolah sudah kreatif melaksanakan try out berbasis komputer. "Persoalan sistem komputer tidak ada masalah. Antisipasi terburuk seperti listrik padam telah diantisipasi dengan penggunaan generator (genset)," katanya. Diinformasikannya, terdapat 75 sekolah menengah di Kabupaten Malang yang melaksanakan UNBK. "Jumlah ini meningkat pesat dibanding tahun lalu yang hanya 10 sekolah," pungkasnya (Albar)





























