Belajar Siswa Lumpuh Pasca Banjir

Belajar Siswa Lumpuh Pasca Banjir
Padang, Obsessionnews - Lumpur mengering di halaman SD Negeri 53 Kampung Durian, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Halaman sekolah dimaksud dipenuhi lumpur akibat banjir yang terjadi pada Selasa (22/3). Lumpur sisa banjir mengering dan sulit untuk dibersihkan, karena cukup tebal. sekolah pasca banjir- "Petugas Pemadam Kebakaran Kota Padang sudah datang ke sekolah untuk membersihkannya. Ruang kelas sudah bersih, sementara halaman masih berlumpur karena tidak bisa sebab lumpurnya tebal," kata Arbi, penjaga SD Negeri 53 Kampung Durian kepada Obsessionnews.com, Senin (28/3/2016). Dampak akibat banjir, hingga Senin (28/3) siswa sekolah tersebut masih diliburkan. Siswa tidak sekolah, selain halaman sekolah penuh lumpur, mobiler sekolah, seperti bangku dan meja rusak karena terendam akibat banjir. "Semua peralatan sekolah basah karena terendam akibat banjir. Lemari dan meja belajar masih berantakan. Buku-buku masih berserakan," kata Kepala SD Negeri 53 Kampung Jambak, Kasmawati kepada Obsessionnews.com. Kasmawati memperkirakan, proses belajar mengajar siswa sekolah itu baru bisa dilaksanakan pada Senin depan. Dalam minggu ini proses belajar mengajar belum bisa dilaksanakan, karena kondisinya belum memungkinkan. Selain lemari dan meja belajar berantakan, dokumen penting milik sekolah basah. Komputer sekolah juga demikian. Meski siswa diliburkan, majelis guru masih tetap datang ke sekolah. Majelis guru datang ke sekolah untuk membersihkan ruang kelas pasca banjir terjadi pada Selasa lalu. (Musthafa Ritonga) @alisakinah73