Masyarakat Maros Desak Polri Usut Kasus Korupsi Bupati

Masyarakat Maros Desak Polri Usut Kasus Korupsi Bupati
Maros, Obsessionnews - Komunitas masyarakat Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menamakan diri Gerakan Pembaruan Pekan (GPP) 21 mendesak pihak kepolisian agar mengusut kasus dugaan korupsi proyek lampu penerangan jalan. Menurut Koordinator GPP 21, Amir Kadir, korupsi lampu penerangan jalan (LED) di Kabupaten Maros ini diduga melibatkan Bupati Maros terpilih Hatta Rahman. "Jangan membiarkan korupsi menguasai republik ini, siapapun yang terlibat harus dipernjara," tegas Amir melalui siaran persnya, Minggu (27/3/2016). Sebelumnya, Amir memimpin rekan-rekannya berunjukrasa di depan Istana Kepresidenan, dan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Massa yang berjumlah kurang lebih 200 orang tersebut berorasi dan meneriakan yel-yel yang berisikan tuntutan mereka. Unjukrasa ini, kata Amir akan berlanjut setelah polisi sudah memastikan mengutus kasus tersebut. "Kewajiban kami untuk mengawal kasus ini hingga tuntas," kata Amir. Seperti diketahui Hatta terpilih kembali sebagai bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015. Hatta Rahman berpasangan dengan HA Harmil Mattotorang. Dia dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan H Syahrul Yasin Limpo bersama sepuluh pasangan bupati dan wakil bupati terpilih se-Sulsel hasil Pilkada 2015, Rabu (17/2/2016). (Has)