Teman Ahok Buka Kesempatan Warga Buka Posko Sendiri

Teman Ahok Buka Kesempatan Warga Buka Posko Sendiri
Jakarta, Obsessionnews – Gerakan sejuta KTP untuk mendukung Ahok-Heru di Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen masyarakat. Saat ini penggalangan KTP dilakukan oleh komunitas relawan Teman Ahok di 167 posko di seluruh DKI dan 28 booth di sejumlah mal, restoran, dan sekolah fotografi. [caption id="attachment_110343" align="alignleft" width="275"]Duet Ahok-Heru yang diusung komunitas relawan Teman Ahok dideklarasikan pada Senin (7/3/2016). Duet Ahok-Heru yang diusung komunitas relawan Teman Ahok dideklarasikan pada Senin (7/3/2016).[/caption] Untuk mewadahi tingginya animo masyarakat dalam pengumpulan KTP dan mencegah munculnya posko abal-abal, Teman Ahok membuka kesempatan kepada warga membuka posko sendiri. Warga dapat membuka posko di rumah atau tempat usaha masing-masing atas persetujuan dan koordinasi bersama Teman Ahok. Untuk itu warga mendaftar terlebih dahulu di website Teman Ahok,yakni http://temanahok.com/bukaposko. "Kita namakan ini Posko Warga, yang berarti dari warga, dan untuk warga. Dibuat oleh warga dan warga juga penanggung jawabnya." kata Amalia Ayuningtyas, juru bicara Teman Ahok, dalam keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Jumat (25/3/2016). Menurut Lia, panggilan akrab wanita berjilbab ini, desakan warga untuk membuka posko ini cukup kencang. "SMS, WhatsApp, dan telepon masuk nggak berhenti dari warga yang mau member dukungan atau buka posko. Namun tim Teman Ahok tidak bisa begitu saja memenuhi semua permintaan tersebut, terutama demi alasan keamanan dan efektivitas," jelasnya. Ia menambahkan, banyak juga warga yang mau buka di tempat usaha tapi ternyata lokasinya tak strategis. Atau mau buka posko, tapi posko yang lain terlalu dekat. “Kita memang fokus dulu ke wilayah yang belum memiliki posko. Ada yang memanfaatkan nama Teman Ahok untuk hal di luar pengumpulan KTP. Ini harus kita saring dan verifikasi dulu," ujarnya. Dengan dibukanya jalur pendaftaran Posko Warga di website Teman Ahok ini, Amalia yakin Teman Ahok lebih bisa efektif menyaring permintaan warga. Lia tidak ingin warga datang jauh-jauh ke markas Teman Ahok di Graha Pejaten, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tapi ternyata tidak bisa buka posko. “Jadi pendaftarannya kita buka satu pintu di website kita. Jika mencukupi syarat dan  semua oke baru kita undang ke markas Teman Ahok," tuturnya. Syarat-syarat tersebut adalah mengisi formulir pendaftaran Posko Warga secara online. Bersedia tidak menerima atau meminta apapun dari pihak manapun dengan mengatasnamakan Teman Ahok. Bersedia menyediakan tempat dan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan untuk keperluan pengumpulan KTP di posko tersebut. Mengurus izin sendiri (jika dibutuhkan), dan bertanggungjawab dalam keamanan dan proses pengumpulan KTP. Akan lebih baik jika bisa menyediakan peralatan yang dibutuhkan untuk pengumpulan KTP berupa printer fotokopi dan ATK. Banner dan formulir akan disediakan oleh Teman Ahok. Persyaratan lainnya bersedia untuk diverifikasi oleh Teman Ahok, dan jika disetujui bersedia datang ke Markas Teman Ahok untuk menandatangani perjanjian Posko. Bersedia berkoordinasi dengan Teman Ahok atas langkah-langkah dan perkembangan lapangan yang terjadi selama pengumpulan KTP. Jika persyaratan dipenuhi dan lokasinya bisa diprioritaskan, Teman Ahok akan menghubungi warga tersebut untuk wawancara dan verifikasi. Setelah itu barulah pendaftar diundang ke  markas Teman Ahok untuk secara resmi membuka Posko Warga tersebut. "Kita akan member identitas khusus pada pendaftar yang disetujui, dan akan disosialisasikan di sosial media Teman Ahok dan di website. Memang prosesnya agak panjang, tapi demi lancarnya gerakan ini dan keamanan KTP warga, ini harus kita lakukan," pungkas Lia. Melampaui Target Ahok, panggilan akrab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, memilih Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono sebagai wakilnya di Pilkada 2017. Duet Ahok-Heru  yang diusung Teman Ahok dideklarasikan pada Senin (7/3) lalu. Penyebaran formulir dukungan untuk Ahok-Heru untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen mulai efektif Jumat (11/3). Teman Ahok menargetkan Maret 2016 terkumpul 225.000 KTP. Ternyata perolehan KTP hingga Rabu (23/3) melebihi target, yakni 263.475 KTP. Wow, mantap! Teman Ahok menargetkan syarat minimum yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 532.000 KTP tercapai pada akhir Mei 2016, dan target sejuta KTP terealisir pada akhir Juni 2016. Pendaftaran cagub dan cawagub di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI pada Agustus 2016. Sedangkan Pilkada akan digelar pada 15 Februari 2017. Ahok meminta Teman Ahok mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Ahok beralasan apabila ada KTP yang diverifikasi KPUD DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok. Sebelumnya Partai Nasdem secara resmi mendeklarasikan dukungannya pada Ahok, Jumat (12/2). Dukungan partai besutan Surya Paloh ini tanpa syarat, yakni Ahok dipersilakan maju lewat jalur independen, dan Nasdem membantu komunitas relawan Teman Ahok dalam percepatan pengumpulan sejuta KTP. (arh)@arif_rhakimBaca juga:Ahok Tetap Tegar di Tengah BadaiDarwis Triadi: Wajah Ahok Jujur, Tegas, dan KomitmenMantap! KTP Ahok Melebihi TargetKagum, PSI Langsung Dukung AhokLuar Biasa! Muncul Gerakan Dukung Ahok-Heru dari BelandaKeren! Inilah Kaos Teman Ahok Model TerbaruDahsyat! Mengalir Deras Dukungan untuk Duet Ahok-HeruPDI-P Dukung Ahok-Heru di Detik-detik Terakhir Pendaftaran?