Mongol Sesalkan Zaskia: 'Melawak Ada Aturannya'

Jakarta, Obsessionnews - Pelawak dan juga artis Mongol menilai ungkapan Zaskia Gotik yang keceplos ngomong 'lambang sila ke-5 Pancasila adalah Bebek Nungging' dianggap melecehkan lambang negara melalui sebuah stasiun tv swasta, merupakan kesalahan fatal. Menurutnya, kalau ingin menghibur atau comedy ada aturannya, apalagi tampil sebagai publik figure, harus tampil cerdas. “Buat Zaskia Gotik gue nggak mau untuk masuk ke ranah urusan Mongol, cuman yang namanya kita orang pelawak, comedyan ada aturan mainnya yang nggak boleh kita langgar. Tetapi kadang-kadang pemirsa di rumah terlalu sensitif kadang juga nggak bagus. Cuman semua itu bisa jadi polemik karena dimana pun kita itu publik figure jadi pantauan masyarakat,” ungkapnya kepada Obsessionnews.com di kantor Obsession Media Group (OMG), Jakarta, Kamis (24/3/2016). Mongol menilai celetukan Zaskia dianggap tidak mendidik dengan mengatakan kelender sampai tanggal 23. “Sangat fatal, gara-gara dia ngomong “gue kan smart” masyarakat kan harapnya dia tahu jawaabannya, ternyata meleset dan tidak sesuai kalender. Kalau saja dia sebut tanggal 31, bisa diplesetin, ini sebutnya tanggal 32, di kalender kan tidak ada tanggal sampai 32,” kritiknya. Penyanyi dangdut juga itu dianggap telah melecehkan lambang negara mengatakan arti sila kelima pancasila yakni “Bebek nungging”. Kalau mengatakan Bebek nunging” sih sebetulnya fatal. Tapi balik lagi sih, itu sebatas hiburan tapi endingnya sekarang kan lain. Gue sih udalah Zaskia kan semua uda minta maaf kan, kalaupun permintaan maaf tidak cukup ya, diserahkan lagi pada yang berwenang,” bijaknya. Menurut pemain film Comic 8 Casino, dalam melakukan aksi komedi tidak bisa dilakukan sembarangan. Dalam stand up kata Mongol tidak membawa doktrin, dan tidak mengangkat hal yang dapat berpolemik. “Kita bawakan gaya halus-halus saja, misalnya soal orang bedoa : kenapa orang bedoa tutup mata, nyari-nyari aman aja. Kalau materi comedy harus ada pembuktian kongkrit, nggak sembarang,” jelasnya. Lebih lanjut Mongol menilai aksi yang dilakukan Zaskia model lawak biasa. “Nggak tahu juga ya masuk comedy apa, tapi menurut saya itu lawak biasa aja. Cuman kan Neng (Zaskia, Red) niatanya menghibur mau bikin tertawa. Tapi sayang bukan bikin tertawa, malah masyarakat nggak terima,” sesalnya. Mengenai kemerdekaan 17 Agustus, Mongol mengaku pernah membawakan materi comedy yang mengatakan “kemerdekaan 16 Agustus”. “Saya katakan kemerdekaan itu 16 Agustus, sebab itu bisa diplesetin. Karena selanjutnya kita nyanyikan 16 Agustus tahun 45, besoknya 17 Agustus merdeka. Artinya hari lahirnya kemerdekaan Indonesia tetap tanggal 17 Agustus,” kenangnya. "Harapan buat teman-teman komedian kita harus ingat uda ada aturan dari KPI, agama, dan sebagainya mesti dipatuhi," tegasnya. (Asma)@asmanurkaida





























