Banjir Padang Ditetapkan Masa Tanggap Darurat

Padang, Obsessionnews - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menetapakan tiga hari masa tanggap darurat pasca banjir terjadi Senin (21/3) malam. Masa tanggap darurat langsung diputuskan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat rapat koordinasi penanganan bencana pada Selasa (22/3) malam. Rapat yang berlangsung di Palanta Jalan Ahmad Yani bersama seluruh camat yang ada di Kota Padang, BPBD dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dari laporan 11 camat tentang kondisi di daerah mereka akibat banjir diketahui Kecamatan Koto Tangah banjir terparah. Camat Koto Tangah, Adlin mengatakan, dari 13 kelurahan yang ada di kecamatan itu, hanya satu kelurahan yang tidak banjir,yaitu Kelurahan Pulai. "Dampak banjir kali ini cukup berat. Sekitar 80 persen wilayah di Koto Tangah direndam banjir. Hanya kelurahan Pulai yang tidak berdampak,” katanya. Adlin mengatakan, penanganan pasca banjir terkendala, karena lurah yang seharusnya berada dilapangan, juga terdampak banjir. Akibat kendala yang terjadi, pendataan belum bisa dilakukan secara maksimal. Data sementara yang diperoleh baru enam kelurahan dan yang paling parah terjadi di Lubuk Buaya, Padang Sarai, Batipuh Panjang. Data sementara dari enam kelurahan yang melaporkan kondisi daerah-masing-masing, baru diketahui sebanyak 14.128 KK terendam banjir. (Musthafa Ritonga)





























