Earth Hour Padamkan Listrik Satu Jam

Earth Hour Padamkan Listrik Satu Jam
Bandung, Obsessionnews - Energi yang tersedia di dalam bumi ini harus memberikan ketentraman dan keamanan bagi umat manusia. Demikian disampaikan Dekan sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Prof Dr Ir Hendarmawan MSc, Sabtu malam (19/3/2016), pada peringatan Earth Hour di kampus Unpad Jatinangor. Menurut Hendarmawan, banyak energi yang dapat dimanfaatkan dengan baik terutama di daerah Jawa Barat. Jika melihat di sekitar keberadaan Unpad sendiri, banyak energi-energi yang dapat dimanfaatkan. "Gunung Manglayang, yang keberadaannya dekat dengan kampus Unpad, memiliki potensi panas bumi yang bisa dijadikan energi baru terbarukan untuk masyarakat sekitar," tegasnya. Peringatan Earth Hour ini, menurutnya merupakan, bentuk penghematan energi dan bentuk penyelamatan bumi agar lebih baik. “Dengan gerakan ini kita bisa menghemat beberapa kilowatt yang dapat kita berikan dan dimanfaatkan oleh kaum yang lebih membutuhkan,” tandasnya. Pukul 20.30, Unpad memadamkan listrik sebagai aksi Earth Hour 2016. Pemadaman listrik tersebut dilakukan selama satu jam. Dalam kondisi gelap tanpa ada cahaya lampu, Pembina Mesjid Raya Universitas Padjadjaran Prof Dr Ir H Roni Kastaman M.SIE dalam renungan memaparkan, sumber energi yang ada bisa dimanfaatkan untuk mengurangi pemborosan energi yang telah digunakan. “Kalaulah menghemat 20% energi yang kita gunakan sehari-hari, itu berarti kita telah menghemat sebanyak 200 juta energi,” tandas Roni. Ia menjelaskan, kepedulian terhadap penghematan energi di kawasan kampus Unpad agar menumbuhkan kepedulian terhadap penghematan energi, dimulai dengan hal-hal kecil namun bertujuan menghemat energi. “Mematikan peralatan listrik, jika tidak digunakan, seperti AC, lampu di dalam ruangan pembelajaran dan menggunakan listrik seperlunya,” tambahnya. Acara Earth Hour Unpad di tutup oleh sambutan dari Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Tri Hanggono Achmad. Dalam sambutannya, Rektor berharap kesadaran penyelamatan global terbangun bukan hanya dalam cara peringatan Earth Hour , tetapi kesadaran itu harus ada dalam kehidupan sehari-hari. (Dudy Supriyadi)