Batman VS Teman Ahok, Siapa Diakui Ahok?

Batman VS Teman Ahok, Siapa Diakui Ahok?
Jakarta, Obsessionnews - Jalannya pengumpulan KTP lewat jalur independen untuk maju Pilkada 2017 oleh Teman Ahok mendapat 'saingan' dari Batman (Basuki Tjahaja Purnama Mania). Hubungan mereka  'memanas' di media sosial, mengklaim paling pantas jadi 'kendaraan' Ahok. "Kami mengorganisir kelompok-kelompok di Jakarta, dan mengampanyekan Ahok dalam format-format yang menarik," kata Ketua Batman, Immanuel Ebenezer, dalam deklarasi kelompok relawan tersebut di Jakarta beberapa waktu lalu. Tentunya berdirinya Batman menimbulkan pro dan kontra di komunitas Teman Ahok. Bahkan, ada yang terus terang menyatakan ketidaksukaannya dengan adanya Batman. Bagaimana dengan Ahok sendiri? "Kalau dia (Batman) mengumpulkan KTP memakai nama itu, kita mesti tolak. Kalau dia mengumpulkan KTP, formulirnya hanya satu, yakni dari Teman Ahok," kata Ahok, panggilan akrab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Namun begitu, karena tak mencampuri urusan dukungan KTP, mantan Bupati Belitung Timur itu mengapresiasi kemunculan Batman. Diketahui komunitas ini bergerak dengan melakukan sosialisasi pencalonan Ahok di Pilgub DKI 2017 mendatang. baca juga:Keren! Inilah Kaos Teman Ahok Terbaru Teman Ahok yang Fenomenal Ahok tak Beri Uang ke Teman Ahok Ini Imbauan buat Teman Ahok "Kita terima kasih yang seperti itu. Dan dia (Batman) enggak mengumpulkan duit juga. Dia enggak mengumpulkan dana minta sumbangan, dana dari masyarakat, nah ini yang bagus," lanjutnya. Dalam menjalankan peran dukungan terhadap Ahoka, Batman tidak akan mencampuri urusan administratif, seperti pengumpulan KTP dukungan, yang sudah dijalankan oleh Teman Ahok. "Teman Ahok mengurus administrasi, Batman menyosialisasikan dan mendukung Ahok," kata Noel yang juga aktivis di LSM Forum Kota. Dana pengelolaan kegiatan kelompok relawan Batman diperoleh dari masing-masing anggotanya. "Kami tidak punya ketergantungan pada  donatur," ucap Noel. Batman diisi oleh aktivis lintas organisasi dan beberapa warga negara yang menyatakan bergabung dengan kelompok relawan tersebut. Struktur organisasi Batman saat ini dijabat oleh Noel sebagai Ketua, Sulaiman Haikal (LSM Peduli Kejujuran) sebagai Sekretaris Jenderal, dan Sri Suhartiningsih (LKPNI) sebagai Bendahara Umum. Ahok akan maju kembali sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen. Ia memilih Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono sebagai wakilnya. Duet Ahok-Heru yang diusung oleh Teman Ahok resmi dideklarasikan pada Senin (7/3) lalu. Ahok-Heru membutuhkan dukungan sejuta KTP. Penyebaran fomulir dukungan untuk Ahok-Heru mulai efektif Jumat (11/3). Adapun total perolehan KTP hingga Minggu (20/3) sebanyak 191.975 KTP. Teman Ahok harus bekerja keras lagi untuk memperoleh sejuta KTP. Teman Ahok menargetkan syarat minimum yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 532.000 KTP tercapai pada akhir Mei 2016, dan target sejuta KTP terealisir pada akhir Juni 2016. Pendaftaran calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI pada Agustus 2016. Sedangkan Pilkada akan digelar 15 Februari 2017. Mahkamah Konstitusi pada September 2015 mengubah aturan persyaratan pencalonan kepala daerah bagi calon independen untuk Pilkada 2017. Sebelumnya calon independen berdasarkan persentase penduduk, lalu diubah cukup berdasarkan persentase daftar pemilih tetap (DPT) dalam pemilu sebelumnya. Untuk Provinsi DKI Jakarta syarat minimalnya adalah 532.000 KTP. Ahok meminta Teman Ahok tetap mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Ahok beralasan apabila ada KTP yang diverifikasi KPUD DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok. Sebelumnya Partai Nasdem secara resmi mendeklarasikan dukungannya pada Ahok, Jumat (12/2). Dukungan partai besutan Surya Paloh ini tanpa syarat, yakni Ahok dipersilakan maju lewat jalur independen, dan Nasdem membantu Teman Ahok dalam percepatan pengumpulan sejuta KTP. Ahok berharap partai-partai lain mendukungnya tanpa syarat seperti Nasdem. Ia menyebut Hanura , PKB, dan PAN memberi sinyal bakal mendukungnya. (rez)