Harga Minyak Mentah USD40 per Barel Tak akan Bertahan

Jakarta, Obsessionnews - Minyak mentah dunia yang sempat menyentuk level tertinggi hingga di atas USD 40 per barel, direspon skeptis pengamat energi, Kepala Strategi Pasar Utama AS iiTrader, Bill Baruch memperkirakan harga minyak global kembali melonjak. Lonjakan produksi global diperkirakan akan kembali terjadi, hal itu dapat mempengaruhi harga minyak kembali tinggi. Seperti dilansir Yahoofinance, Minggu (20/3/2015), Bill menjelaskan perlemahan harga USD tidak banyak membuat produsen minyak menekan produksi global. Sementara itu harga minyak terakhir, untuk brent turun 34% atau 0,8% menjadi USD41,20 per barel, setelah sebelumnya naik USD1 atau tertinggi 2016 di posisi USD42,54. Sedangkan harga minyak mentah AS turun 76 sen atau 1,9% ke menjadi USD39,44, setelah naik USD1 atau tertinggi tahun ini di level USD41,20. "Anda punya Cushing lebih dari 90% dan penyimpanan Gulf Coast hanya di bawah 90 persen. Itulah sebabnya saya tidak melihat harga USD40 per barel akan bertahan untuk waktu panjang," pungkasnya. (Aprilia Rahapit)





























