HMPI Anggap Akom Langgar Perjanjian Maju Caketum Golkar

Jakarta, Obsessionnews – Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih ketua umum baru pada Mei atau Juni 2016. Menjelang Munas suhu di di tubuh partai berlambang pohon beringin ini memanas dengan beredarnya beredarnya surat perjanjian tidak maju sebagai calon ketua umum (caketum) Golkar yang dilanggar oleh Ade Komarudin (Akom). Ketua DPR ini dianggap melanggar perjanjian yang disepakatinya bersama Ketum Golkar Aburizal Bakrie (ARB). (Baca: Munaslub Momentum Kebangkitan Golkar) Akom telah mendeklarasikan diri sebagai caketum di alun-alun utara Yogyakarta, Jumat (11/3/2016). Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) prihatin dengan kasus beredarnya surat tersebut. "Kami menyayangkan, kalau itu benar berarti kami khawatir karier politik Akom tak ubahnya Agung Laksono. Dulu Agung dipercaya ARB , lalu berkhianat, dan cuma dipakai sementara oleh pemerintahan Jokowi, setelah itu dibuang. Karena Jokowi pasti berpikir ‘kawannya saja dikhianati apalagi saya nanti, jadi saya pakai ementara saja’”kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) HMPI Tri Joko Susilo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Obsessionnews.com, Rabu (16/03/16) HMPI menganggap bisa saja Akom berjanji akan mendukung pemerintah dan berjanji tidak maju nyapres. Namun, hal itu berpotensi ia akan ingkar seperti janjinya di surat itu. "Ini soal etika politik. Kalau anda sekali saja bikin kesal orang lain, waspadalah kalau kaki anda tidak kuat-kuat amat, suatu saat anda akan disepak sebelum anda bertambah kuat,” tandasnya. Tri menegaskan Golkar adalah partai yang hangat dan penuh kekeluargaan di dalamnya. Ia berpendapat hawa panas menjelang Munas Golkar akan segera berakhir dengan pemimpin yang berwibawa dan tak mengundang polemik, yakni Tommy Soeharto. (Baca: Tommy Soeharto Anugerah di Balik Prahara Golkar?) "Satu Golkar bisa terwujud dengan sosok yang berwibawa dan satunya kata dengan perbuatan dan insya Allah Golkar akan menguningkan persada Nusantara dengan 'Tommy Soeharto Effect'. Sekali sayap terbentang dan kita tak akan lagi dikalahkan, dipermainkan, dan dibohongi oleh mereka yang ingin memperlemah Golkar," ujarnya. (Baca: Menunggu ‘Soeharto Muda’ Berpidato di Istana Presiden) Seperti diketahui pasca Pilpres 2014 Golkar terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu ARB dan kubu Agung Laksono. Yang disebut terakhir didukung oleh pemerintah. Untuk mengakhiri dualisme kepemimpinan di Golkar akan digelar Munas sebelum bulan puasa 2016. Sejumlah nama bermunculan untuk memperebutkan kursi ketum, antara lain Akom, Setya Novando, Tommy Soeharto, Idrus Marham, Azis Syamsudin, dan Syahrul Yasin Limpo. HMPI mengusung Tommy Soeharto dan menjadi motor Poros Golkar –Tommy Soeharto. HMPI optimis Tommy bakal mampu melibas rival-rivalnya di Munas tersebut . (arh)





























