Bukalapak, Situs Jual Beli Online Terpercaya

Bukalapak, Situs Jual Beli Online Terpercaya
Berbelanja di era modern saat ini sepertinya bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun. Masyarakat kini dimudahkan dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Salah satunya kemudahan berbelanja yang bisa dilakukan melalui situs jual beli online. Bukalapak adalah salah satu dari sekian banyak situs jual beli online yang ada di Indonesia. Hingga saat ini situs jual beli yang didominasi warna ungu pada logonya ini sudah memiliki 190.000 seller dan merupakan situs jual beli online yang terpercaya. achmad zaky pemilik bukalapak Pendiri Bukalapak adalah seorang pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah yang bernama Achmad Zaky. Pria berusia 28 tahun ini sebenarnya mulai berkecimpung di dunia start up sejak masih kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Informatika, angkatan 2004. Setelah menyelesaikan pendidikannya di ITB, Zaky begitu panggilan akrabnya, kemudian membuat online marketplace bersama seorang temannya, Nugroho Heruchayono, dan usaha tersebut diberi nama Bukalapak.com. Tujuan didirikannya Bukalapak pada 2011 adalah untuk memberdayakan usaha kecil menengah di Indonesia, dengan maksud memberikan wadah bagi usaha kecil untuk memasarkan dan mendapatkan pembeli dari produk yang dipasarkan. Setelah berjalan selama setahun, Bukalapak mendapatkan pendanaan dari Batavia Incubator (perusahaan gabungan dari Rebright Partners yang dipimpin oleh Takeshi Ebihara, Japanese Incubator and Confina Group). Kemudian pada tahun 2012 kembali menerima tambahan investasi dari GREE Ventures pimpinan Kuan Hsu, dan pada Maret 2014 Bukalapak mengumumkan investasi oleh Aucfan, IREP dan 500 Startups. Yang terbaru adalah investasi serie B dari Emtek Group – SCTV Group (PT Kreatif Media Karya) sebesar ratusan miliar rupiah untuk Bukalapak. Pada Maret 2014 Bukalapak meluncurkan aplikasi seluler. Aplikasi yang dikenal dengan mobile Bukalapak tersebut diciptakan khusus untuk para penjual, guna memudahkan penjual dalam mengakses lapak dagangannya dan melakukan transaksi hanya melalui smartphone. Aplikasi tersebut telah diunduh lebih dari 87.000 pengguna Bukalapak sejak awal dirilis. Walaupun tergolong perusahan baru, namun, Bukalapak memiliki reputasi yang baik dalam hal pelayanan publik dan website yang mudah diakses. Bukalapak pun berusaha mengembangkan inovasi terbaru guna mempermudah pengguna untuk melakukan transaksi. Kantor Unik Selain berusaha menghadirkan pelayanan terbaik untuk penjual dan pembeli, perusahaan yang mengawali kiprah dari kantor sederhana di rumah kos ini juga berusaha menghadirkan kenyamanan bagi karyawan dalam lingkungan kerja. Hal tersebut diwujudkan pada desain dan tatanan kantor Bukalapak yang unik di Plaza City View, Kemang Timur, Jakarta Selatan. [caption id="attachment_106902" align="alignright" width="275"]Kantor bukalapak yang unik. Kantor bukalapak yang unik.[/caption] Memasuki gedung kantor Bukalapak, kita akan disambut dengan tulisan “Selamat datang di pasar besar UKM Indonesia” yang ada di pintu masuk. Ruangan kantor Bukalapak pun tak ubahnya seperti sebuah pasar malam. Mengapa mengusung tema pasar? Menurut Zaky, pasar adalah analogi paling pas untuk situs belanja seperti miliknya, yang membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di pasar siapa pun boleh masuk tanpa batas strata apalagi usia. Tidak hanya itu saja, gambar komedi putar, aneka bendera, dan tenda-tenda warna-warni juga menjadi motif pelapis dinding lobi di lantai dasar. Bahkan ada pula rumput buatan di sini. Masalah kenyamanan karyawan juga menjadi perhatian dari sang pemilik. Buktinya, fasilitas hiburan disediakan lengkap di kantor pusat ini. Bagi para karyawan yang doyan bermain game, kantor ini memiliki pusat hiburan berupa Xbox. Kalaupun ingin olahraga, ada pula berbagai alat olahraga lengkap seperti halnya di sebuah gymnasium. Ruangan-ruangan kerja yang ada di kantor Bukalapak ini pun tak luput dari dekorasi dengan berbagai kata-kata yang penuh motivasi.  Mulai dari “Straight Roads Do Not Make Skillful Drivers” hingga “Get Shit Done”. Bicara mengenai pemilihan konsep tata ruang kantor Bukalapak, Zaky mengatakan bahwa orang atau pekerjanya lah yang menjadi kunci dari industri digital. Untuk itu, karyawan harus berkembang dengan nyaman. Pria berkacamata itu juga berharap karyawan bisa menjadi lebih kreatif dan inovatif membuat temuan-temuan baru. Teknopreneur Berpengaruh Asia Tenggara Keberhasilan Bukalapak yang disebut sebagai e-commerce terkemuka yang tidak hanya berhasil di dalam negeri namun , juga ASEAN. Hal ini tentu tidak lepas dari usaha keras sosok sang pendiri yang membangunnya dari nol. Selain kesuksesan yang berhasil diraih Bukalapak, sang pendiri pun ternyata mendapatkan prestasi yang cukup membanggakan di kancah ASEA. Achmad Zaky tercatat sebagai 10 Teknopreneur berpengaruh di Asia Tenggara di bawah usia 30 tahun. Merintis usaha pada tahun 2010 dari sebuah garasi kecil, pria berkacamata ini berhasil membuat Bukalapak menjelma menjadi sebuah startup yang tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun dan menunjukan eksistensinya hingga hari ini. Saat ini situs e-commerce ini memiliki lebih dari satu juta kunjungan dan lebih dari 200.000 penjual yang beraktifitas di dalamnya. Bisnis Bukalapak juga ditargetkan Zaky agar mampu naik delapan kali lipat dibanding sebelumnya yang hanya empat kali lipat. Mengingat, pasar e-commerce di Indonesia juga memiliki potensi pertumbuhan yang cepat karna didorong pula dengan meningkatnya pengguna internet di tanah air yang hampir 30% dari total penduduk Indonesia. (Ufa Gusti, mahasiswa semester VI PoliMedia, saat ini magang di Obsession Media Group)