Dubes Inggris: Dunia Belajar Atasi Teroris Dari Indonesia

Dubes Inggris: Dunia Belajar Atasi Teroris Dari Indonesia
Jakarta, Obsessionnews - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, menyatakan penyerangan yang pernah terjadi antara lain di Paris, London, Jakarta, Kabul (Afganistan), Ankara (Turki), Abidjan, dan Islamabad (Pakistan) merupakan aksi terorisme di dunia yang telah menjadi persoalan global, serta harus diselesaikan secara bersama. Moazzam mengakui Indonesia merupakan negara Islam terbesar di dunia. Ia yakin bukan Inggris saja yang belajar banyak tentang pengalaman Indonesia dalam menangani teroris, tetapi juga negara lain. “Tidak hanya Inggris, banyak negara belajar dari pengalaman Indonesia dalam menangani teroris,” ujar Moazzam Malik seusai acara diskusi Diplomatic Forum ‘Global Cooperation In Coping With Radicalism’ di Gedung RRI, Jakarta, Selasa, (15/3/2016). Terorisme merupakan kejahatan yang luar biasa. Oleh karena itu diperlunkan kerja sama dalam menangani persoalan tersebut. “Kita harus bekerja sama,” kata Moazzam Malik yang beragama Islam ini. Tak hanya itu, beberapa tahun lalu peristiwa terjadinya penyerangan bom Bali, pada saat itu pemerintah Inggris juga memberi dukungannya. Diketahui, lanjut Moazzam, pada 27 Juli 2015 lalu di Istana Kepresidenan RI, pemerintah Inggris dan pemerintah Indonesia telah menandatangani kesepakatan kerja sama pemberantasan terorisme,  yang dilakukan oleh menteri atau kepala lembaga terkait dari kedua negara. Penandatanganan itu disaksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Inggris David Cameron. Kerja sama dengan Indonesia dalam bidang pemberantasan terorisme akan sangat berharga bagi Inggris, karena terorisme merupakan kejahatan serius yang harus mendapat perhatian bersama. (Popi Rahim)