Soal Pilgub DKI Jakarta, Golkar Juga Pantau Yusril

Soal Pilgub DKI Jakarta, Golkar Juga Pantau Yusril
Jakarta, Obsessionnews – Aktivitas blusukan Yusril Ihza Mahendra yang makin meningkat, rupanya diperhatikan para petinggi Partai Golkar. Setelah berembus nama-nama dari internal partai, kini partai berlogo pohon beringin itu juga ingin menggaet Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu. Hal itu ditegaskan salah seorang petinggi Partai Golkar, Tantowi Yahya, yang mengatakan bahwa Yusril termasuk yang dipantau dari eksternal partai. "Nama Yusril tentu saja jadi pembahasan Golkar. (Juga) Adhyaksa Dault. Siapa sajalah, yang paling mungkin menang dan ideologinya tidak terlalu jauh dari ideologi perjuangan partai, maka keputusan itu bisa dikerucutkan. Kalau Ahok, dia kan tidak mau pakai partai politik, (jadi) nggak usah dibahas," Tantowi di Yogyakarta, Jumat malam (11/3/2016). Sementara dari internal partai, Tantowi menyebut sejumlah nama seperti Idrus Marham dan Aziz Syamsudin. "Kalau dari kader sendiri ada Idrus Marham, Aziz Syamsudin, Sekretaris ‎Golkar DKI. Nama saya juga sempat masuk. Kita lihat elektabilitasnya," lanjutnya. Ditanya mengenai siapa yang diperkirakan akan diusung partainya, Tantowi menggelengkan kepala. Ia mengaku tidak tahu karena saat ini Golkar masih disibukkan dengan urusan internal. "Belum tahu. Keputusannya bisa setelah atau sebelum Munas. Tapi, mengingat pendaftaran (Pilkada) Juni, bisa saja setelah Munas. Tinggal dikerucutkan siapa yang akan didukung Golkar," kata Tantowi. Sementara itu Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, partainya memiliki dua pilihan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti. Dua pilihan itu adalah mengusung kader internal atau mendukung calon lain untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta. Keputusan tersebut akan diambil tergantung pada laporan dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) DKI Jakarta. "Untuk DKI Jakarta, DPP Golkar, di bawah pimpinan Abu Rizal Bakrie sudah memberikan tugas secara khusus kepada pengurus DPD DKI Jakarta untuk melakukan komunikasi politik dengan parpol yang ada untuk rangka menjalin koalisi," katanya, Jumat (11/3/2016). Menurutnya, DPD DKI memberikan laporan kepada DPP pada bulan Mei. Dari laporan tersebut DPP akan melakukan kajian. DPD DKI setidaknya akan melaporkan dua hal. Pertama, hasil komunikasi dengan parpol lain dalam rangka koalisi. Kedua, untuk melaporkan simulasi dari beberapa pasangan calon.   Lebih jauh Idrus mengatakan ada beberapa nama-nama yang beredar saat ini. Dari internal partai muncul nama Tantowi Yahya dan Aziz Syamsudin. Sementara untuk beberapa nama dari luar partai, muncul nama Yusril Ihza Mahendra, Adhyaksa Dault, Sandiaga Uno, hingga Abraham Lunggana. (Fath)