Gerhana Matahari, Warga Kesulitan Kacamata Filter

Gerhana Matahari, Warga Kesulitan Kacamata Filter
Semarang, Obsessionnews – Warga kota lumpia mendapat momen istimewa dengan kehadiran fenomena gerhana matahari sebagian yang bakal muncul pada Rabu (9/3/2016) pukul 06.00 WIB pagi. Masyarakat yang ingin melirik penampakan gerhana matahari wajib menggunakan kacamata filter matahari agar retina mata tidak rusak. Namun, momentum istimewa ini nyatanya belum dimanfaatkan para pedagang kacamata filter matahari. Pantauan di pusat perbelanjaan, seperti Toko Buku Gramedia, di Jalan Pandanaran Semarang, tidak terlihat satupun etalase yang menjual kacamata tersebut Menurut salah seorang petugas toko, penjualan kacamata hanya dilakukan di luar pulau jawa. "Hanya dijual di luar Jawa kayak di Palembang, Pontianak, Maluku, Mas," ungkapnya. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah toko optik Mal Ciputra. "Kita enggak jual kacamata filter matahari karena memang sulit nyari barangnya," kata Utari, salah seorang penjaga toko. Imbasnya mayoritas warga kesulitan memperoleh kacamata filter matahari. Sejumlah warga bahkan tergesa-gesa memburu di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) namun harus pulang dengan tangan hampa. "Saya cari-cari sampai ke MAJT juga sulit dapat kacamata. Pengelola masjid bilang baru bisa membagikan kacamata filter matahari besok pagi," aku Borang, warga Mranggen Demak. Ia pun bingung mengapa di saat momentum langka terjadi di Semarang, para pedagang kacamata justru tidak menjual kacamata dimaksud. "Harusnya pedagang kacamata jualan kacamata filter. Sekalian aji mumpung," ujarnya. Ketika dikonfirmasi, panitia gerhana matahari di MAJT, Didik menyatakan kacamata filter matahari baru tiba malam ini. Pihaknya baru bisa membagi kacamata kepada pembeli keesokan harinya. "Pembagiannya pakai kupon khusus yang bisa ditukar dengan kacamata filter yang kami sediakan. Kalau wartawan ingin melihat gerhana akan kita sediakan gratis," kata dia. (Yusuf IH)