Leicester City yang Semakin Perkasa

Leicester - Banyak kejutan yang terjadi di Primier League atau Liga Inggris musim 2015-2016. Salah satu kejutan itu datang dari Leicester City. Klub yang dijuluki The Foxes ini dipandang sebelah mata oleh lawan-lawannya dan juga oleh para penggemar sepak bola. Hal ini bisa dimaklumi, karena selama ini Leicester hanya bertengger di papan bawah. Namun, keadaan berubah total ketika pelatih veteran Claudio Ranieri menangani Leicester sejak Juli 2015. Juru taktik berpaspor Italia ini menggantikan Nigel Pearson yang dipecat. Semula banyak pihak yang meragukan kemampuan Ranieri dalam melatih Leicester karena faktor usia. Saat ia dipercaya sebagai pelatih Leicester usianya 65 tahun. Tentu bukan usia yang produktif. [caption id="attachment_104128" align="alignleft" width="269"]
Claudio Ranieri.[/caption] Tetapi, ternyata faktor usia tak menjadi halangan bagi mantan pelatih Chelsea ini. Ia ibarat tua-tua keladi, yang artinya semakin tua semakin menjadi-jadi. Hal ini dibuktikannya dengan membawa Leicester melejit bak anak panah lepas dari busurnya. Leicester yang tak bertaburan pemain top menciptakan kejutan demi kejutan. Secara menakjubkan pasukan Ranieri ini berhasil melesat ke papan atas dan bertengger di peringkat pertama klasemen sementara. Ya, polesan tangan dingin Ranieri berhasil menjadikan Leicester perkasa. Klub yang bermarkas di Stadion King Power, Leiester, ini semakin perkasa dalam laga melawan Watford dalam lanjutan Primier League di Stadion Vicarage Road, Sabtu (5/3/2016) waktu setempat. Leicester menaklukkan tuan rumah dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Leicester dicetak oleh Riyad Mahrez. Berkat kemenangan ini Leicester mengemas 60 poin, unggul lima poin atas Tottenham Hotspur di urutan kedua, dan delapan poin atas Arsenal di posisi ketiga. (arh)
Claudio Ranieri.[/caption] Tetapi, ternyata faktor usia tak menjadi halangan bagi mantan pelatih Chelsea ini. Ia ibarat tua-tua keladi, yang artinya semakin tua semakin menjadi-jadi. Hal ini dibuktikannya dengan membawa Leicester melejit bak anak panah lepas dari busurnya. Leicester yang tak bertaburan pemain top menciptakan kejutan demi kejutan. Secara menakjubkan pasukan Ranieri ini berhasil melesat ke papan atas dan bertengger di peringkat pertama klasemen sementara. Ya, polesan tangan dingin Ranieri berhasil menjadikan Leicester perkasa. Klub yang bermarkas di Stadion King Power, Leiester, ini semakin perkasa dalam laga melawan Watford dalam lanjutan Primier League di Stadion Vicarage Road, Sabtu (5/3/2016) waktu setempat. Leicester menaklukkan tuan rumah dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Leicester dicetak oleh Riyad Mahrez. Berkat kemenangan ini Leicester mengemas 60 poin, unggul lima poin atas Tottenham Hotspur di urutan kedua, dan delapan poin atas Arsenal di posisi ketiga. (arh)




























