Golkar Dipimpin Tommy, Elemen Muda Bisa Solid

Golkar Dipimpin Tommy, Elemen Muda Bisa Solid
Jakarta, Obsessionnews – Lebih dari setahun Partai Golkar dilanda konflik. Pertikaian antara kubu Aburizal Bakrie atau Ical dan kubu Agung Laksono hingga kini masih berlangsung, dan belum ada tanda-tanda kapan akan berakhir. Badai yang menerpa partai yang pernah berkuasa di era Orde Baru (Orba) selama puluhan tahun itu berimbas pada elemen muda Golkar. Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan elemen muda lainnya juga terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu pendukung Ical dan kubu Agung Laksono. [caption id="attachment_103637" align="alignright" width="352"]Tommy Soeharto dalam sebuah kegiatan sosial di Jakarta. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com) Tommy Soeharto dalam sebuah kegiatan sosial di Jakarta. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)[/caption] Perpecahan di tubuh Golkar membuat Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) prihatin. Organisasi kemasyarakatan (ormas) besutan Tommy Soeharto ini berpendapat prahara ini dapat berakhir di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar pada April 2016 mendatang. Di Munaslub itu akan dipilih ketua umum (ketum) yang baru. (Baca: Munaslub Momentum Kebangkitan Golkar) “HMPI memandang AMPG, Barisan Muda Kosgoro, Baladika Karya, Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong (Gema MKGR), dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sebagai satu kesatuan tak terpisahkan dari Golkar. Selain itu HMPI juga melihat Golkar mempunyai hubungan baik dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/POLRI Indonesia (FKKPI), Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, seperti di era Pak Harto. Organisasi-organisasi kepemudaan itu memiliki visi perjuangan pembangunan. Itu yang harus menjadi concern Golkar, seperti perhatian khusus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Nahdlatul Ulama (NU),” kata Tri Joko Susilo, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional (MPN) HMPI ketika dihubungi Obsessionnews.com Jumat (4/3/2016). [caption id="attachment_103638" align="alignleft" width="276"]Sekjen Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) Tri Joko Susilo. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com) Sekjen Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) Tri Joko Susilo. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)[/caption] HMPI merupakan motor Poros Golkar-Tommy Soeharto yang mengusung Tommy Soeharto sebagai calon ketum dalam Munaslub Golkar 2016. Tri optimis putra bungsu mantan Presiden Soeharto tersebut bakal mampu merebut kursi ketum. (Baca: Jika Berkuasa, Tommy Soeharto Akan Bubarkan Parpol Berideologi Komunis) “Jika nanti Mas Tommy terpilih menjadi ketum Golkar, saya yakin elemen muda bisa solid,” tutur Tri. Selain itu, lanjutnya, Tommy juga akan mengukuhkan Golkar sebagai partai anak muda yang peduli pada petani, ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan budaya. Menurut Tri, apabila dipercaya menjadi ketum Golkar, Tommy akan berupaya seoptimal mungkin membawa Golkar kembali berjaya seperti di era Orba saat partai itu dikendalikan oleh ayahnya. Golkar selalu unggul dalam enam kali pemilu di era Orba, yakni Pemilu 1971, Pemilu 1977, Pemilu 1982, Pemilu 1987, Pemilu 1992, dan Pemilu 1997. Selain itu Tommy juga santer digadang-gadang sebagai capres pada Pilpres 2019. (arh)