Dorong Efisiensi Biaya PPN, BCA Implementasikan Flazz Card

Jakarta, Obsessionnews – Program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang tengah digalakkan oleh pemerintah mendapat dukungan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Salah satu bank terkemuka di Indonesia ini ikut ambil dalam program tersebut melalui Flazz Card dengan fitur Fleet. Dewasa ini penggunaan kartu prabayar itu telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Flazz Card atau Kartu Flazz mempunyai banyak manfaat untuk dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bertransaksi menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman. Flazz Card dapat dipergunakan di berbagai merchant food and beverages, transportasi, mini market, super market, hiper market, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), toko buku, tempat rekreasi, dan merchant-merchant lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Keuntungan menggunakan Flazz Card bertambah dengan adanya berbagai program diskon menarik yang ditawarkan di berbagai merchant. BCA menjalin kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga (PPN), anak perusahaan Pertamina, mengenai implementasi Flazz Card dengan fitur Fleet. Melalui penggunaan Flazz Card dengan fitur Fleet ini BCA mendorong efisiensi biaya PPN. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara BCA dan PPN dilakukan oleh Direktur BCA Suwignyo Budiman dan Direktur Utama PPN Gandhi Sriwidodo di Jakarta, Senin (29/2/2016), bertepatan dengan perayaan HUT ke-19 PPN. Dalam kesempatan itu Suwignyo mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin beragam dan kompleks, BCA akan membantu perusahaan nasabah dengan memberikan fasilitas pembiayaan yang terbaik bagi nasabah korporasi. “Pengalaman dan komitmen kami selama ini telah berhasil membangun hubungan yang baik dan memberikan kepuasan kepada nasabah. Salah satu bentuk komitmen BCA adalah dengan penandatanganan kesepakatan bersama penggunaan fasilitas Fleet dengan Pertamina Patra Niaga,” ujarnya. BCA telah lama melakukan kerja sama dengan PT Pertamina Persero, yakni sejak 2007 untuk penerimaan pembayaran atas pembelian produk Pertamina. Kerja sama tersebut telah terjalin dengan beberapa anak perusahaan Pertamina, yakni Pertamina Retail, Pertamina Lubricant, Pertamedika Sentul, Pertamina Trans Kontinental, dan lain sebagainya. Kali ini kerja sama dilakukan dengan PPN. Penggunaan kartu Fleet yang berbasis Flazz ini, kata Suwignyo, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam mengelola biaya perjalanan dinas pengemudi truk tangki PPN. Dengan menggunakan kartu Fleet BCA, pengemudi truk tangki cukup membawa kartu Fleet dan menggunakannya untuk pembelian bahan bakar dalam perjalanan menuju ke lokasi distribusi. Selain itu, penggunaan BCA Virtual Account (VA) akan memudahkan PPN menerima pembayaran dari para pelanggannya yang merupakan nasabah BCA, seperti proses rekonsialiasi atas penerimaan tersebut. Di masa mendatang BCA akan mengembangkan sistem terintegrasi antara BCA dan PPN, di mana sistem tersebut dapat melakukan top-up saldo kartu Fleet secara otomatis. BCA menjajaki beragam kerja sama guna memperluas penggunaan uang elektronik yang dikeluarkannya, salah satunya Flazz. Dengan meningkatnya penggunaan uang elektronik diharapkan terciptanya sistem pembayaran yang aman, efisien dan lancar. Flazz Card menggunakan teknologi chip JCOP (Java Card Open Platform) untuk tingkat keamanan yang lebih baik. Masalah keamanan memang merupakan faktor terpenting yang perlu diperhatikan oleh perbankan dalam mengeluarkan setiap produknya, seperti yang selalu ditekankan oleh Bank Indonesia (BI). Penggunaan chip di kartu sebagai langkah untuk meningkatkan keamanan bertransaksi. Dengan menggunakan teknologi chip, risiko data bisa dicuri pihak yang tidak berkepentingan menjadi lebih kecil. (arh)





























