BIN Ngaku Sudah Tahu Ada Ancaman Teror

Jakarta, Obsessionnews - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengaku sudah mengetahui ada ancaman teror yang membuat pemerintah Australia melarang warganya untuk berkunjung wisata ke Indonesia. "Tapi kan saya tidak bisa informasikan ke Anda, mau garap bagaimana. Kami sudah mengerti sebelum mereka," kata Sutiyoso, di gedung DPR, Senayan, Senin (29/2/2016). Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengatakan, penjagaan dan pengamanan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya teror yang dilakukan oleh kelompok radikal. "Berita itu bukan barang baru buat kami," paparnya. Hanya saja, lanjut Sutiyoso, pihak Kepolisian masih punya kelemahan, tidak bisa menangkap terhadap kelompok orang yang diduga teroris. Karena itu, ia datang ke Komisi I untuk meminta revisi UU terorisme direvisi. "Itulah yang kami minta revisi undang-undang itu, baik oleh kepolisian BIN tidak punya kewenangan (penangkapan) itu. Tapi sekarang kami tahu lah jaringan-jaringan itu," jelasnya. (Albar)





























