Kodim TNI Jadi Brigade Pertanian

Kodim TNI Jadi Brigade Pertanian
Jember, Obsessionnews - Peralatan pertanian yang dihibahkan oleh Kementrian Pertanian Kepada Kodim 0824 Jember menjadikan Kodim sebagai Brigade Pertanian di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Peralatan pertanian tersebut dimaksudkan untuk mempermudah percepatan tanam bagi lahan-lahan perluasan tanam yang dicanangkan dan diperuntukkan bagi kelompok tani yang terkendala oleh sarana pengolahan lahan. Sehingga tidak mengganggu target produktifitas yang dicanangkan. Pada 26 hingga 27 Februari 2016, Letkol Inf Rudy Trenggono Pabandya Staf Teritorial Mabes TNI AD bersama Komandan Kodim 0824 Jember melaksanakan supervisi sekaligus mengadakan pengecekkan pemanfaatan peralatan pertanian yang dihibahkan kepada Kodim 0824 Jember. Brigade Pertanian2 Beberapa kelompok tani yang didatangi diantaranya di lahan Kelompok Tani ‘Putri Ayu’ Dusun Lengkong Desa Ajung Kecamatan Ajung yang sedang membajak lahan yang belum perbah ditanami padi untuk dijadikan lahan sawah dan akan ditanami padi menggunakan tracktor bantuan Kementan. Selanjutnya mengadakan pengecekkan dilahan Kelompok Tani ‘Sido Mekar’ Desa Jombang Kecamatan Jombang yang sedang menanam padi menggunakan transplanter dan pembajakan sawah menggunakan tractor yang juga bantuan dari Kementan. Dari satu tempat ke tempat lainnya, Rudy Trenggono menegaskan agar peralatan pertanian tersebut benar-benar dipergunakan sebaik-baiknya serta dipertanggung jawabkan keberadaannya guna mendukung peningkatan program ketahanan pangan. Brigade Pertanian3 Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Muhammad Nasmenegaskan, bantuan peralatan pertanian tersebut sangat membantu upaya-upaya percepatan tanam dalam rangka mengejar musim penghujan saat ini. Bahkan peralatan bego yang saat ini sedang menggali pendangkalan saluran irigasi di Dsn Mangaran Ds Panca Karya Kec. Ajung, disamping dapat meningkatkan debit aliran air irigasi untuk 2.300 ha lahan pertanian juga mampu menghilangkan dampak banjir bagi perumahan warga setempat yang terjadi disetiap musim hujan. Muhammad Nas memaparkan, dengan adanya bantuan peralatan ini sudah diperintahkan kepada jajarannya untuk semakin bersemangat dalam mendukung program ketahanan pangan ini, bahkan dengan masih adanya curah hujan di Bulan April nanti diharapkan mampu memberi kontribusi persediaan padi dalam mencapat target produksi 2016. (Red)