Lagi, DBD Serang Puluhan Anak-anak di Semarang

Lagi, DBD Serang Puluhan Anak-anak di Semarang
Semarang, Obsessionnews – Wabah Demam Berdarah Dengeu (DBD) kembali menyerang di Kota Semarang, Jawa Tengah. Sejumlah anak-anak menjadi korban gigitan nyamuk Aedes Aedypte hingga terpaksa dirawat di Rumah Sakit. Banyaknya warga terkenda DBD disebabkan masih banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk. Nyamuk Aedes Aegypte lebih menyukai genangan air bersih, untuk dijadikan tempat menaruh telur. Wakil Direktur Rumah Sakit Ketileng, Sarwoko, menjelaskan, memasuki pertengahan musim penghujan memudahkan nyamuk berkembang. Akibatnya, banyak warga terutama anak-anak rentan terserang DBD. “Hari ini Demam Berdarah ada 9 pasien. Dari (Januari) kemarin naik ya. Ada beberapa yang sudah pulang,” jelas dia kepada obsessionnews.com, Kamis (25/2/2016). [caption id="attachment_101418" align="aligncenter" width="640"]Pagar Rumah Sakit Umum Daerah Ketileng Pagar Rumah Sakit Umum Daerah Ketileng[/caption] Data menunjukan, jumlah penderita DBD melonjak pada bulan Februari ini yang mencapai 109 pasien. Angka ini meningkat dibanding bulan Januari yang hanya sejumlah 99 pasien. Mayoritas pasien dirawat adalah anak-anak. Menurut Sarwoko, anak-anak lebih mudah terkena DBD lantaran lingkungan sekolah kurang bersih. Pihaknya menghimbau agar masyarakat, khususnya lembaga sekolah lebih memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. “Selalu bersihkan genangan air. Jangan sampai terlalu lama nanti bisa jadi sarang nyamuk,” tandas pria berkumis ini. Sementara salah seorang pasien yang masih muda, Irfan mengaku telah dirawat sejak Rabu (24/2/2016) kemarin malam. Irfan sebelumnya mengalami demam tinggi dan langsung dilarikan ke RS Ketileng. “Sekarang sudah lumayan. Demamnya sudah agak turun mas. Semoga bisa cepat keluar,” papanya sambil tersenyum. (Yusuf IH)