Rio Pembalap Bayaran, Salahkan Bernie Ecclestone

Barcelona, Obsessionnews- Rio Haryanto telah tiba di Barcelona, Spanyol, semalam, dan akan bersiap mencoba mobil Manor bernomor 88 di Circuit de Catalunya pada 24 dan 25 Februari mendatang. Sementara di Solo, Jawa Tengah, hari ini diadakan syukuran di rumah keluarga Haryanto, menyemangati putra mereka yang berhasil menembus Formula 1. Tapi di dunia maya banyak yang menyindir, Rio adalah pembalap yang bisa menembus Manor karena is mampu membeli kursi di tim Inggris tersebut. Sebenarnya pembalap "pay driver" ini adalah pembalap profesional yang membalap untuk tim profesional, nantinya ia akan dibayar, tapi juga diharuskan membawa sponsor untuk menjaga keberlangsungan timnya.
Tapi tak semudah itu Rio bisa duduk di Manor. Rio telah melalui tahapan GP3, GP2, dan sekarang ia di Formula 1 dan Manor menilai dia layak untuk itu. Logikanya, jika Rio mampu menang di GP 2, ia akan mampu bersaing di Formula 1. Mungkin ia tidak sehebat Stoffel Vandoorne, pembalap muda Belgia yang jadi cadangan di Mc Laren, tapi ia telah bersaing dan mengalahkan mereka yang sekarang masuk Formula 1, misalnya Felipe Nasr, Marcus Ericsson, dan Jolyon Palmer yang juga bergabung ke F1 dengan cara yang serupa dengan Rio. Di Manor, jika Rio bisa bersaing dengan pembalap utama, Pascal Wehlrein, otomatis Rio akan jadi bintang. Formula 1 adalah sebuah lomba mahal, seberapa berbakatnya anda, tetap harus membawa sponsor. Jadi sebuah tim harus mampu membawa seorang pembalap berkualitas (beserta sponsor) yang akan membuat tim itu ke posisi 10 konstruktor agar dapat hadiah uang. Pada 2014, Manor ada diposisi 9, dimana dapat hadiah 51 juta dolar AS. Untuk melakukannya lagi pada 2016, Manor butuh pembalap kedua yang bisa menambah angka bagi tim. Istilahnya Manor harus membawa pembalap kedua dengan sponsor, untuk memastikan jika pembalap utama gagal membawa angka. Bahkan pembalap potensial yang tadinya tidak perlu membawa sponsor, sekarang harus membawa, jika tidak, mereka tak bisa membalap di tim. Jika ada yang harus disalahkan, timpakan pada Bernie Ecclestone, pemilik F1 dan juga pemegang saham lain. Mereka banyak membawa uang hasil keuntungan F1, tapi menginvestasikan sedikit untuk olahraga mahal ini. (manorfanblog)
Tapi tak semudah itu Rio bisa duduk di Manor. Rio telah melalui tahapan GP3, GP2, dan sekarang ia di Formula 1 dan Manor menilai dia layak untuk itu. Logikanya, jika Rio mampu menang di GP 2, ia akan mampu bersaing di Formula 1. Mungkin ia tidak sehebat Stoffel Vandoorne, pembalap muda Belgia yang jadi cadangan di Mc Laren, tapi ia telah bersaing dan mengalahkan mereka yang sekarang masuk Formula 1, misalnya Felipe Nasr, Marcus Ericsson, dan Jolyon Palmer yang juga bergabung ke F1 dengan cara yang serupa dengan Rio. Di Manor, jika Rio bisa bersaing dengan pembalap utama, Pascal Wehlrein, otomatis Rio akan jadi bintang. Formula 1 adalah sebuah lomba mahal, seberapa berbakatnya anda, tetap harus membawa sponsor. Jadi sebuah tim harus mampu membawa seorang pembalap berkualitas (beserta sponsor) yang akan membuat tim itu ke posisi 10 konstruktor agar dapat hadiah uang. Pada 2014, Manor ada diposisi 9, dimana dapat hadiah 51 juta dolar AS. Untuk melakukannya lagi pada 2016, Manor butuh pembalap kedua yang bisa menambah angka bagi tim. Istilahnya Manor harus membawa pembalap kedua dengan sponsor, untuk memastikan jika pembalap utama gagal membawa angka. Bahkan pembalap potensial yang tadinya tidak perlu membawa sponsor, sekarang harus membawa, jika tidak, mereka tak bisa membalap di tim. Jika ada yang harus disalahkan, timpakan pada Bernie Ecclestone, pemilik F1 dan juga pemegang saham lain. Mereka banyak membawa uang hasil keuntungan F1, tapi menginvestasikan sedikit untuk olahraga mahal ini. (manorfanblog) 




























