La Ode Songko Anggap BSI Survei Abal-Abal

La Ode Songko Anggap BSI Survei Abal-Abal
Kendari, Obsessionnews – Kabupaten Muna Barat,  Sulawesi Tenggara, ‘digemparkan’ dengan hasil survei Barometer Swara Indonesia (BSI) yang melakukan survei elektabilitas Kandidat Pilkada Muna Barat. Hasil Survei itu menyatakan Pj Bupati Muna Barat, Rajiun memperoleh elektabilitas tertinggi 82,2%. Sedangkan 11 kandidat lain disebutkan dalam survei hanya memperoleh 2,3% untuk LM Taufan Alam, Uking Djasa 1,5%, dan sisanya hanya memperoleh 0,8%, bahkan ada 0,0%. Ketua DPC PPP Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Songko Panatagama (LSP) yang jelas-jelas telah menyatakan diri akan tampil di Pilkada Muna Barat 2017 malah tidak masuk dalam rilis BSI. Secara pribadi LSP merasa santai saja meskipun namanya tidak masuk rilis, Namun, LSP meragukan hasil survei BSI tersebut. "Saya pikir itu survei abal-abal, dan tidak penting untuk ditanggapi lebih jauh. Survei begitu bisa jadi sesuai pesanan," geramnya pada obsessionnews.com, Sabtu (20/2/2016). LSP menyayangkan pun kalau saja ada lembaga survei yang mengorder sesuai pesanan. Sebeb menurut LSP saat ini tak jarang oknum bekerja dilembaga survei, bekerja sesuai orderan sehingga akurasi data tidak lagi dipertimbangkan. "Kasihan reputasi lembaga survei, dikotori oleh ulah segelintir oknum yang bekerja serampangan demi menyambung hidup. Disisi lain, nalar keilmuannya dikorbankan, Saya miris menyaksikan kondisi ini," sesalnya. Lebih lanjut LSP tidak mau ambil pusing mengenai hasil survei BSI tersebut. Sebab, akan lebih parah baginya kalau hasil survei itu memasukkan namanya dan menyatakan hasilnya 0,0. "Saya malas pusing, toh tidak ada nama saya disitu. Coba kalau nama saya dicantumkan kemudian ditulis nol koma, pasti saya laporkan lembaga survei itu, karena mereka melakukan pembohongan public," kritiknya. Adapun nama-nama lain yang dicantumkan dalam survei BSI perolehan suara nol koma bila pilkada dilakukan saat ini yakni : La Insafu (0,8%), Rachmawati Badala (0,8), Laode Tariala (0,8%), Laode Koso (0,4%), Yusran (0,4%), Sukarman (0,0%), La Ode Haimudin (0,0%), La Nika (0,0%), dan Ahmad Lamani (0,0%). Sementara itu Direktur BSI, Basi Afandi, Kamis (18/2), mengaku survei dilakukan selama dua bulan yakni Januari-Februari 2016 dengan jumlah koresponden 440 dan memakai margin eror kurang lebih 3,8%. "Selama dua bulan ini kami melakukan survei beberapa calon pilkada Muna Barat dengan melibatkan 440 koresponden secara tatap muka langsung," paparnya. (Asma)