Risma, Wali Kota Idola Dunia

Jakarta, Obsessionnews – Risma, demikian sapaan akrab Tri Rismaharini, resmi dilantik menjadi Wali Kota Surabaya untuk kedua kalinya. Bersama pasangannya Whisnu Sakti Buana, ibu dua anak ini resmi dilantik Gubernur Jatim Soekarwo, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya periode 2016-20121, Rabu (17/2/2016) siang. Pelantikan dilakukan di Gedung Negara Gahadi, bersamaan dengan pelantikan tujuh pasangan kepala daerah lainnya di Jatim. Mereka adalah, pasangan kepala daerah Kabupaten Kediri, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Ponorogo, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, dan Kota Blitar. Kemenangan pasangan Risma-Whisnu pada Pilkada Serenak 2015 sudah diprediksi jauh-jauh hari. Keduanya meraih suara sangat signifikan dengan “menyapu bersih” perolehan suara di semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 31 kecamatan se-Kota Surabaya dengan raihan 86.2 persen dari total suara pemilih. Sementara sisa suara diklaim oleh pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari dengan 13.8 persen. Raihan itu sekaligus menjadi indikator bahwa Risma-Whisnu sangat dicintai masyarakat. Rekam jejak keduanya sebagai incumbent menorehkan simpatik sekaligus respon positif dari masyarakat Surabaya. Dan Risma secara khusus menjadi gunjingan masyarakat atas keberaniannya mengimplementasikan sejumlah program inovatif. Di antaranya kebijakan membuat sebagian besar lahan kosong menjadi ruang terbuka. Setidaknya ada sebelas taman besar di Surabaya dengan tema yang berbeda. Sejak Risma terpilih sebagai Wali Kota pada 2010, Kota Surabaya kini mempunyai sebelas taman terbesar dengan berbagai tema. Beberapa di antaranya memiliki akses Wi-Fi dan perpustakaan serta fasilitas olahraga. Pemkot Surabaya juga dianggap berhasil menyediakan serapan air sehingga tidak terjadi banjir parah seperti Jakarta. Selain itu, Pemkot Surabaya juga telah memperbesar ruang terbuka lainnya, seperti pemakaman, yang berfungsi sebagai resapan air. Dan yang paling menuai perhatian masyarakat adalah saat Risma turun langsung menutup lokalisasi Dolly. Termasuk juga selalu mendampingi keluarga korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Selat Karimata pada 28 Desember 2014. Nyatanya, pujian tak cuma datang dari masyarakat Surabaya. Beragam program yang digulirkan Risma juga memantik apresiasi dari masyarakat Jawa Timur dan Indonesia. Bahkan setahun lalu, di bulan Februari 2015, Risma resmi menjadi idola dunia. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menempati urutan ketiga daftar penghargaan wali kota terpuji dunia versi World Mayor. World Mayor adalah proyek yang disusun dan diorganisasi oleh The City Mayors Foundation yang bertujuan untuk mengangkat profil wali kota sedunia. Termasuk juga memberikan penghargaan kepada mereka yang memiliki kontribusi kepada komunitas dan berkomitmen dalam kesejahteraan kota secara nasional dan internasional. Proyek ini dimulai pada 2004. Pada 2012, Jokowi, yang kini jadi Presiden RI, juga masuk posisi ketiga dalam pemeringkatan lembaga ini. Tepatnya, pada Selasa, 3 Februari 2015, The City Mayors Foundation mengumumkan nama-nama wali kota terpuji dunia dalam situs resminya www.worldmayor.com. The City Mayor Foundation memandang Risma sebagai kepala daerah yang paling sering dibicarakan setelah pemilu presiden Joko Widodo. Posisi pertama diraih oleh Naheed Nenshi, Wali Kota Calgary, Kanada. Nenshi dianugerahi The 2014 World Mayor Prize. Sedangkan posisi firstrunner-up direbut Wali Kota Ghent (Belgia) Daniel Termon yang diberikan penghargaan The World Mayor Commendation for Services to European Cities. Sedangkan second runner-up diberikan kepada Tri Rismaharini dengan penghargaan The World Mayor Commendation for Services to the City of Surabaya, Indonesia. "Risma telah menarik perhatian nasional dan internasional dalam mempromosikan kebijakan sosial, ekonomi, dan lingkungan dengan penuh semangat di Surabaya," ujar situs Worldmayor.com. (Fath)





























