Pemprov Sumbar Usahakan Dana Tanggap Darurat dari Pusat

Pemprov Sumbar Usahakan Dana Tanggap Darurat dari Pusat
Padang, Obsessionnews - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengusahakan dana tanggap darurat dibantu pemerintah pusat. Dana tanggap darurat sangat dibutuhkan untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir terjadi pada Minggu dan Senin (7-8/2). Kepala Pelaksana Tugas (Plt) kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Zulfiatno, mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendataan kerusakaan akibat banjir dan longsor terjadi, terutama infrastruktur. "Kita tengah usahakan agar batuan tanggap darurat diberikan. Kita pun tengah mendata kerusakan infrastruktur," kata Zulfiatno Kamis (18/2). Zulfiatno mengaku, pasca banjir dan longsor terjadi bantuan terus berdatangan termasuk bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tersebut belum termasuk untuk infrastruktur, masih dalam proses. "Datanya segera kita kirim ke pusat, karena masa tanggap darurat tinggal empat hari lagi dari 14 hari masa tanggap darurat ditetapkan," katanya. Dana tanggap darurat itu nanti akan diperuntukkan untuk infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak. Jalan yang rusak sepanjang 4,2 kilometer dan jembatan sembilan unit. Jalan yang rusak diantaranya 1,2 kilometer jalan nasional dan 3 kilometer jalan provinsi. Setelah masa tanggap darurat berakhir, infrastruktur yang masih rusak akan diperbaiki secara permanen. Dana pembangunannya melalui dana rehap rekon dari APBD kota/kabupaten, provinsi dan APBN. (Musthafa Ritonga)