Pelajar Tantang Maut, Pergi dan Pulang Sekolah

Pelajar Tantang Maut, Pergi dan Pulang Sekolah
Solsel, Obsessionnews - Puluhan pelajar asal Jorong Talakiek, Nagari Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat (Sumbar) terpaksa menantang maut pergi ke sekolah. Jembatan satu-satunya yang menghubungkan Jorong Talakiek putus dihantam banjir, sehingga tidak ada pilihan untuk melintas di atas jembatan kemiringan 45 derajat ini. Kondisi yang dihadapi siswa ke sekolah sudah berlangsung selama seminggu. Demi mendapatkan pelajaran di bangku sekolah, pelajar ini mempertaruhkan nyawanya dengan melewati jembatan yang kondisinya nyaris putus diterjang banjir pada pekan lalu. Kondisi jembatan gantung penghubung antara Jorong Talakiek dan Pusat Nagari Ranah Pantai Cermin miring sekitar 45 derajat dan hanya di tahan oleh kawat penyangga, karena pondasi jembatan tersebut nyaris ambruk. Selain itu beberapa lembar papan lantai jembatan pun terlepas dan lapuk. Mirisnya para pelajar ini, harus merangkak untuk menempuh jembatan ini, untuk menahan gaya grafitasi para pelajar harus berpegangan kepada kawat penyangga. “Sudah lebih seminggu pak kami melintas di jembatan hamir ambruk ini,” ujar Ori, siswa. jembatan 2-- Kepala Sekolah Dasar 01 Ranah Pantai Cermin, Feri Agusman berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jembatan gantung, agar para pelajar yang ada di daerah ini nyaman untuk belajar. Ia khawatir dengan kondisi yang terjadi, tidak hanya membuat takut pelajar datang ke sekokah, akan tetapi dapat membawa korban jiwa. “Kita meminta jemabtan ini diperbaiki, sehingga tidak ada korban jiwa nantinya,” ujar Feri. Jembatan gantung yang kini kondisinya sudah rusak, tidk hanya dimanfaatkan pelajar pergi dan pulang sekolah. Warga pun memanfaatkan jembatan dimaksud dan mereka juga harus berjuang keras untuk membawa kebutuhan harian dengan menempuh akses satu-satunya ini. (Musthafa Ritonga)