Hadapi MEA, UKM Diminta Tak Perlu Takut

Hadapi MEA, UKM Diminta Tak Perlu Takut
Solo, Obsessionnews - Menkop UKM AAGN Puspayoga meminta pelaku UKM tidak perlu takut dengan era MEA. Sebaliknya pelaku UKM dituntut meningkatkan kualitas produk dan sumber daya manusia-nya agar mampu bersaing dengan negara lain. Hal itu disampaikan Menkop Puspayoga saat melakukan kunjungan kerja ke Solo, Jateng dalam rangka mensosialisasi percepatan penyaluran KUR 2016 dan pengembangan kewirausahaan serta meninjau BRI, salah satu bank pelaksana penyalur KUR, Kamis (18/2/2016). "Initinya apa yang disampaikan bapak presiden bahwa MEA itu adalah bagian dari Masyarakat ASEAN yang tujuannya meningkatkan masyarakat ekonomi di ASEAN itu kuat. Jadi kita tidak perlu takut," ujar Menkop Puspayoga. Puspayoga menegaskan bahwa Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bukan merupakan perdagangan bebas, tetapi bertujuan memperkuat ekonomi negara-negara satu kawasan. Maka menghadapi MEA ini, UKM harus meningkatkan kualitasnya. "Untuk apa?, untuk menghadapi negara luar, misalnya Eropa, India, memghadapi China itu tujuannya," kata dia. Menkop Puspayoga menuturkan setiap negara memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga diharapkan perlu sinergitas antara negara-negara ASEAN ini supaya mampu menciptakan ekonomi kawasan yang kuat. "Sekali lagi MEA ini bukan perdagangan bebas, beda dengan TPP, beda dengan perdagangan bebas lain. Jadi memang ini bisa kuat kita bisa menghadapi perdagangan bebas dengan negara-negara lain," tegasnya. Untuk Perbaikan kualitas produk UKM Indonesia, kata Puspayoga, pemerintah telah mendirikan badan standarisasi nasional dan memasukan 8 bidang yang termasuk sertifikasi profesi yang direkomendasikan MEA, diantaranya arsitek, insyinyur, dokter gigi, dan perawat. "Semangat ASEAN adalah semangat sinergitas mutualisme, saling menguntungkan jadi harus diciptakan yang namanya sinergitas itu," papar mantan Wali Kota Denpasar, Bali itu. (Has)