Silpa Rp26,1 Triliun Dimanfaatkan APBN-P 2016

Silpa Rp26,1 Triliun Dimanfaatkan APBN-P 2016
Jakarta, Obsessionnews - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015 menghasilkan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 26,1 triliun. Dari semuanya, sekitar Rp 18 triliun bersifat cair sementara sisanya lantaran dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU). Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, Silpa sebanyak itu akan dimanfaatkan dalam APBN Perubahan 2016 khususnya untuk mengakomodasi pembiayaan seperti mengurangi utang atau menambah defisit tapi tidak dengan utang. Dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR di Jakarta, Rabu (17/2/2016), Bambang mengatakan kalau realisasi APBN Perubahan 2015 menunjukkan defisit APBN sebesar 2,53 persen dari Produk Domestik Bruto, dengan pendapatan negara mencapai Rp 1.504,5 triliun. Sedangkan, belanja negara mencapai Rp 1.796,6 triliun. Sementara itu, dalam APBN 2016 pemerintah menargetkan defisit APBN sebesar 2,15 persen dari Produk Domestik Bruto. Bambang juga menyebutkan realisasi APBN 2016 sampai dengan 5 Februari 2016. Pendapatan negara mencapai Rp 94,9 triliun sementara belanja negara mencapai Rp 164,9 triliun. Ini artinya, ada defisit Rp 70 triliun. Meski begitu, Bambang optimistis penerimaan negara akan bertambah besar, utamanya dari pajak. Sebab pada Maret nanti, wajib pajak pribadi sudah mulai melaporkan surat pemberitahuan pajak tahunan. (Mahbub Junaidi)