Alasan Shae Duet Penyanyi Filipina dan Pilihan Lirik Inggris

Alasan Shae Duet Penyanyi Filipina dan Pilihan Lirik Inggris
Jakarta, Obsessionnews – Setelah empat tahun, akhirnya Penyanyi Shae kelahiran Riau, 16 Februari 1994 merilis album kedua berjudul ‘Seperti Magic’. Dalam album ini terdapat 10 judul, dan satu judul yang merupakan hit lagu ‘Sayang’ di album perdananya dibuat versi berbahasa Inggris ‘Dream’. Lagu ‘Dream’ dibawakan Shae berduet dengan Jessica Reynoso, penyanyi terkenal yang tengah naik daun asal Filipina dan jawara di The Voice Phillipines 2014. Ini juga merupakan keinginan Shae mempersembahkan untuk keluarganya yang berada di Australia. “Karena ini album baru, juga keluarga aku di Australia nggak mengerti Bahasa Indonesia,” ujar Shae berdarah Australia dan Riau, saat launching album di Warner Music Indonesia, Wisma Alia, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016). Selain itu, lagu ‘Sayang’ di album perdana yang menjadi hit, video clipnya berhasil menembus hingga belasan juta views di Youtube. Shae2 Keistimewaan lain, tembang ‘Dream’ juga diproduseri oleh APl.De.Ap,rapper dari grup music dunia ‘Black Eyed Peas’. “Rasanya ajaib dan tidak menyangka bisa bekerjasama dengan orang-orang hebat. Mereka tidak sombong,” tutur Shae yang ketika meluncurkan album perdana pada usia 18 tahun ini. Beberapa lagu yang bisa dinikmati lebih dahulu dalam bentuk pre-order (digital) adalah Seperti Magic, Dream, Aku Suka Kamu dan Gojigo. Lagu terakhir yang disebut sebagai tema lagu sebuah kompetisi menari di salah satu stasiun televisi, sehingga gaung lagu ini mengantarkan Shae ke negeri Kanguru, Australia pada 2015. Sementara album kedua ini akan dirilis perdana secara digital mulai 18 Maret 2016. Shae sendiri secara langsung akan memulai serangkaian tour promosi di beberapa tempat, diantaranya ke Malaysia pada 20-29 Februari, selanjutnya Jepang, Sumatera. Dalam lauching album keduanya ini, selain dihadiri Managing Director Warner Music Indonesia Toto Widjojo, juga dihadiri Managing Director Malaysia & Singapura Darren Choy, dan belasan wartawan asal Malaysia. (Popi Rahim)