Sarmuji Usul Munas Golkar Bentuk Dewan Konvensi

Sarmuji Usul Munas Golkar Bentuk Dewan Konvensi
Jakarta, Obsessionnews - Dinamika koflik Partai Golkar akan menemui babak baru, setelah kedua kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono sepakat menyelenggarakan musyawarah nasional (Munas) sebagai media rekonsiliasi. ‎ Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyambut baik rencana munas. Namun, ia berharap munas tidak hanya bertujuan sebagai penyelesai konflik, melainkan lebih jauh dari itu, Munas bisa mencegah konflik di kemudian hari. Salah satu sumber konflik adalah rekrutmen calon Presiden. "Rekrutmen calon Presiden adalah masalah yang krusial, apalagi pemilihan presiden berbarengan dengan pemilihan legislatif," kata Sarmuji di DPR, Selasa (16/2/2016) Menurut Sarmuji, persoalan penentuan calon Presiden kedepan akan menjadi konflik jika tidak dikelola dengan baik. Untuk itu, dalam Munas kali ini mengusulkan dibentuknya Dewan Konvensi yang bertugas menyaring calon Presiden dari Golkar. ‎ "Kalau perlu selain memilih Ketua Umum DPP, Munas sebaiknya juga memilih Ketua Dewan Konvensi agar ketua Dewan Konvensi memiliki legitimasi kuat dan bisa lebih independen dalam menjalankan tugasnya," tuturnya. ‎ Sarmuji meyakini dengan dibahasnya isu konvensi dalam Munas akan menghasilkan peresepsi positif. Menurutnya Partai Golkar perlu banyak terobosan untuk bisa merecovery citra partai akibat konflik yang panjang. "Konvensi jika dikelola dengan baik juga bisa menjadi penggerak mesin partai yang sudah lama tidak dipanasi," tegasnya. (Albar)