RW di Bandung Terapkan Zona Aman dan Bebas Sampah

Bandung, Obsessionnews - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung mengundang Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung dan Kecamatan Bandung Kidul untuk menyampaikan progres pelaksanaan pembangunan dalam Acara 'Bandung Menjawab' di Kantor Humas Diskominfo Kota Bandung, Selasa (16/2/2016). Camat Bandung Kidul, Yayan Karyana, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan Kecamatan Bandung Kidul memiliki program serupa dengan pembuatan Teras Cikapundung. "Sebenarnya, program ini sudah kami rencanakan sejak dua tahun lalu," ujarnya. Yayan mengatakan, di RW 04 Kelurahan Mengger Kecamatan Bandung Kidul dilalui Sungai Cikapundung Kolot, bantaran sungainya, akan dibuat ruang publik. "Sebenarnya di sana bisa dibuat untuk tempat ibu-ibu berkumpul, bahkan sungainya dapat digunakan untuk kegiatan para remaja," paparnya.
Ia menegaskan, untuk pembiayaan tidak ada penganggaran khusus, karena terkendala kewenangan. "Untuk pembiayaan , kita gandeng saja beberapa komunitas, kita persilahkan mereka menggelar kegiatan di sana atau misalnya, kalau butuh tanaman kita hubungi Dinas Pertanian," jelasnya. Menurut Yayan, pihaknya kini punya RW zona aman, di mana setiap tamu yang mengunjungi kawasan tersebut selama 1X24 jam wajib lapor. "Kami saat ini meningkatkan kewaspadaan, selain menjaga keamanan bagi warga zona aman juga sdah ada linmas dibantu babinsa dan babinmas," tambahnya.
Mengakhiri program 'Bandung Menjawab', Yayan mengaku pihaknya memiliki pilot project RW kawasan bebas sampah di RW 1, Kelurahan Mengger yang akan terus dikembangkan. "Kami punya bank sampah, dimana salah satu kegiatannya, memilah sampah, ada yang bisa didaur ulang, ada juga yang bisa dibikin kompos sehingga harapannya ke depan RW yang menerapkan sistem bank sampah," pungkasnya. Terkait Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK), Yayan menyatakan, tahun ini pihaknya lebih menekankan pada sektor lingkungan. "Kami akan menjadikan jalan terusan Buahbatu agar lebih hijau dan di setiap gang akan dibangun vertical garden," tandasnya. (Dudy Supriyadi)
Ia menegaskan, untuk pembiayaan tidak ada penganggaran khusus, karena terkendala kewenangan. "Untuk pembiayaan , kita gandeng saja beberapa komunitas, kita persilahkan mereka menggelar kegiatan di sana atau misalnya, kalau butuh tanaman kita hubungi Dinas Pertanian," jelasnya. Menurut Yayan, pihaknya kini punya RW zona aman, di mana setiap tamu yang mengunjungi kawasan tersebut selama 1X24 jam wajib lapor. "Kami saat ini meningkatkan kewaspadaan, selain menjaga keamanan bagi warga zona aman juga sdah ada linmas dibantu babinsa dan babinmas," tambahnya.
Mengakhiri program 'Bandung Menjawab', Yayan mengaku pihaknya memiliki pilot project RW kawasan bebas sampah di RW 1, Kelurahan Mengger yang akan terus dikembangkan. "Kami punya bank sampah, dimana salah satu kegiatannya, memilah sampah, ada yang bisa didaur ulang, ada juga yang bisa dibikin kompos sehingga harapannya ke depan RW yang menerapkan sistem bank sampah," pungkasnya. Terkait Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK), Yayan menyatakan, tahun ini pihaknya lebih menekankan pada sektor lingkungan. "Kami akan menjadikan jalan terusan Buahbatu agar lebih hijau dan di setiap gang akan dibangun vertical garden," tandasnya. (Dudy Supriyadi)




























