Kontruksi Bangunan Daerah Bencana Harus Kuat

Limapuluh Kota, Obsessionnews - Pembangunan gedung dan rumah di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) harus ramah bencana. Kontruksi bangunan harus kuat mengingat kondisi daerah yang rawan bencana. Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, Kabupaten Limapuluh Kota sebagai daerah rawan bencana banjir dan longsor, hendak setiap pelasanaan pembangunan berdasarkan standar yang kuat, sehingga dapat menimalisir kerusakan yang terajadi. Masyarakat juga diharapkan memperhatikan kondisi lokasi tempat tinggal dan menjaga lingkungan dengan baik. "Dengan upaya itu dapat meminimalisir korban bila bencana terjadi," kata Nasrul Abit saat meninjau lokasi pasca bencana banjir di Kecamataan Pangkalan, Kecamatan Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (16/2). Dalam kesempatan itu, Nasrul Abit meminta dinas terkait, mengkaji kondisi Batang Mahek yang terjadi penyempitan air sehingga meluap saat hujan lebat terjadi pada Minggu dan Senin (7-8/2).
Kajian terhadap kondisi Batang Mahek harus dilakukan secara komprehensif dengan dinas terkait. "Persoalan tentang pembangunan perbaikan ini akan kita bicarakan bersama Pak Gubernur dan instansi terkaitkannya. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak PLTA Kota Panjang dan pemerintah Provinsi Riau," kata Nasrul Abit. Ada satu posko bantuan dengan dapur umum yang telah membantu lebih 1000 orang masyarakat korban bencana banjir di Kecamatan Pangkalan. Tentunya cara-cara seperti perlu kita budayakan dengan baik ditengah-tengah masyarakat ketika ada bencana posko dan dapur umum kan menjadi sesuatu yang amat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana tersebut, ajaknya. Usai mengunjungi lokasi banjir Pangkalan, Nasrul Abit bersama rombongan melanjutkan ke wilayah bencana di Nagari Gunung Malintang Kecamatan kapur IX. Rombongan yang bersama Wagub Sumbar Nasrul Abit, Anggota DPR RI Jon Kennedy, Kepala Badan Ketahanan Pangan Effendi, Ketua DPRD Limapuluh Kota, BPBD Sumbar dan Kabupaten Limapuluh serta beberapa kepala SKPD terkait dilingkungan Pemkab Limapuluh Kota. (Musthafa Ritonga)
Kajian terhadap kondisi Batang Mahek harus dilakukan secara komprehensif dengan dinas terkait. "Persoalan tentang pembangunan perbaikan ini akan kita bicarakan bersama Pak Gubernur dan instansi terkaitkannya. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak PLTA Kota Panjang dan pemerintah Provinsi Riau," kata Nasrul Abit. Ada satu posko bantuan dengan dapur umum yang telah membantu lebih 1000 orang masyarakat korban bencana banjir di Kecamatan Pangkalan. Tentunya cara-cara seperti perlu kita budayakan dengan baik ditengah-tengah masyarakat ketika ada bencana posko dan dapur umum kan menjadi sesuatu yang amat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana tersebut, ajaknya. Usai mengunjungi lokasi banjir Pangkalan, Nasrul Abit bersama rombongan melanjutkan ke wilayah bencana di Nagari Gunung Malintang Kecamatan kapur IX. Rombongan yang bersama Wagub Sumbar Nasrul Abit, Anggota DPR RI Jon Kennedy, Kepala Badan Ketahanan Pangan Effendi, Ketua DPRD Limapuluh Kota, BPBD Sumbar dan Kabupaten Limapuluh serta beberapa kepala SKPD terkait dilingkungan Pemkab Limapuluh Kota. (Musthafa Ritonga)




























