Meski Data Ekonomi Nasional Membaik, Indeks Masih Diragukan Naik

Jakarta, Obsessionnews - Meski data perekonomian Indonesia sudah menunjukkan posisi membaik, namun beberapa kalangan menilai masih sulit memberi dukungan bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pasalnya, kondisi global yang belum pulih masih terus membayangi. Dugaan tersebut rupanya meleset. Sebab pada pembukaan perdagangan sesi I hari ini, Senin (15/2), indeks dibuka menguat 26,14 poin atau 0,55 persen menjadi 4.740,53. Umumnya, 15 indeks saham di bursa dibuka positif. LQ45 menguat 0,67 persen atau 5,56 poin menjadi 830,90. Indeks JII juga turut serta mengalami penguatan 0,78 persen atau 4,92 poin menjadi 635,41. Penguatan paling besar ada pada IDX 30 yang merupakan indeks acuan baru dari Bursa Efek Indonesia (BEI), sebesar 0,75 persen atau 3,27 poin menjadi 436,34. Sembilan dari 10 sektor industri juga terkena imbas positif. Sedangkan yang dibuka negatif adalah sektor infrastruktur dengan catatan melemah 0,14 persen atau turun 1,45 poin menjadi 1.000,74. Padahal, pada penutupan perdagangan pekan lalu berada di 1.002,19. Agribisnis juga menguat dengan persentase paling tinggi. Penguatannya mencapai 1,36 persen atau 23,21 poin menjadi 1.728,02. Selanjutnya, tekanan global yang membuat banyak kalangan menilai IHSG tak bakal menguat meski data perekonomian menunjukkan perbaikan adalah, akan adanya pemotongan produksi minyak negara-negara anggota OPEC. Rencana tersebut belum dipastikan. (Mahbub Junaidi)





























